Ancaman ke Jurnalis di Asia Meningkat: Mulai dari Teror, Serangan Digital, dan Represi Negara

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 25 November 2025 | 19:45 WIB
Ancaman ke Jurnalis di Asia Meningkat: Mulai dari Teror, Serangan Digital, dan Represi Negara
Panel utama GIJC25 tentang Uncovering Asia. (Dok: Samsul Said, Alt Studio untuk GIJN)
baca 10 detik
    • Otoritarianisme dan dominasi teknologi makin menekan ruang gerak jurnalis di Asia.
    • Serangan digital dan fisik meningkat, dengan jurnalis perempuan paling rentan.
    • Editor senior menyerukan solidaritas dan kolaborasi sebagai cara bertahan.

Suara.com - Menguatnya otoritarianisme dan dominasi perusahaan teknologi jadi tantangan bagi jurnalisme dan media di Asia. Isu tersebut mengemuka dalam panel pembuka Global Investigative Journalism Conference 2025 (GIJC25) di Kuala Lumpur, beberapa waktu lalu.

Para editor investigasi senior menyebut media kini bekerja dalam iklim yang makin berbahaya, dengan anggaran redaksi yang terus menipis dan serangan digital maupun fisik yang semakin sering terjadi, terutama terhadap jurnalis perempuan.

Dari Indonesia, CEO Tempo Digital Wahyu Dhyatmika memaparkan teror yang dialami redaksinya setelah menerbitkan laporan judi online yang menyeret seorang politikus berpengaruh.

Sebuah kotak berisi kepala babi dengan telinga terpotong dikirimkan kepada seorang reporter Tempo.

“Saya pikir ini salah satu aksi teror paling brutal yang pernah kami terima sepanjang kami bekerja sebagai jurnalis,” ujarnya.

Kantor Tempo dikirimi kepala babi yang ditujukan kepada salah satu host Bocor Alus Politik. [dok Tempo]
Kantor Tempo dikirimi kepala babi yang ditujukan kepada salah satu host Bocor Alus Politik. [dok Tempo]

Tiga minggu setelah laporan itu terbit, situs Tempo Digital juga diserang DDoS sampai tak bisa diakses. Wahyu menyebut pola ini sebagai bukti bahwa ruang kebebasan sipil untuk menyampaikan kritik makin terhimpit.

Dalam aksi protes besar, katanya, polisi bahkan menargetkan fotografer dan videografer. “Mereka akan berusaha menghapus dan menghilangkan semua rekaman pemukulan polisi terhadap para demonstran,” ucapnya.

Dari Filipina, Executive Editor Rappler Glenda Gloria menekankan pentingnya mengembalikan kepercayaan publik melalui pelibatan warga dalam laporan investigasi.

“Tidak ada cara yang lebih baik untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap jurnalisme investigatif selain menunjukkan bahwa reporter benar-benar menindaklanjuti petunjuk dan informasi dari masyarakat,” katanya.

baca juga

Ia menyebut kontribusi warga—dari foto, video, hingga petunjuk lapangan—semakin menentukan arah laporan.

Sementara itu, Gunel Safarova dari Abzas Media, Azerbaijan, memaparkan risiko yang dihadapi jurnalis perempuan di bawah represi negara. Rekan-rekannya dipenjara bertahun-tahun atas dakwaan bermotif politik.

“Secara emosional ini berat, karena ketika kolega Anda—yang juga teman Anda—dipenjara, itu tidak adil. Tapi saya pikir kami berutang kepada mereka,” ujarnya.

Dari Taiwan, Sherry Lee dari The Reporter menyoroti tekanan militer China dan perang informasi yang berlangsung setiap hari.

“Yang kami hadapi sekarang bukan perang terbuka. Ini zona abu-abu konflik,” katanya.

Panel ditutup dengan peringatan bahwa ancaman terhadap jurnalis di Asia, dari serangan digital hingga kriminalisasi, semakin terstruktur. Para pembicara sepakat: di tengah tekanan otoritarianisme dan dominasi platform besar, jurnalisme investigatif hanya bisa bertahan lewat solidaritas, kolaborasi lintas negara, dan keberanian untuk terus melawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Krisis Demokrasi, Pendiri Rappler Maria Ressa Desak Media Lakukan Kolaborasi Radikal

Di Tengah Krisis Demokrasi, Pendiri Rappler Maria Ressa Desak Media Lakukan Kolaborasi Radikal

News | Selasa, 25 November 2025 | 19:24 WIB

Isu van Bronckhorst ke Timnas Indonesia Sampai Disorot Media Inggris, Segera Resmi?

Isu van Bronckhorst ke Timnas Indonesia Sampai Disorot Media Inggris, Segera Resmi?

Bola | Selasa, 25 November 2025 | 11:03 WIB

Kemenag Peringatkan Risiko Jasa Nikah Siri Online: Anak Sulit Diakui dan Tak Dapat Warisan!

Kemenag Peringatkan Risiko Jasa Nikah Siri Online: Anak Sulit Diakui dan Tak Dapat Warisan!

News | Senin, 24 November 2025 | 16:01 WIB

Terkini

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

×