BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026

Bella

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:29 WIB
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang (tengah) memberikan keterangan pers terkait pengawasan operasional SPPG dalam program MBG di Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026). ANTARA/Soleh
baca 10 detik
  • BGN memperketat pengawasan Program MBG dengan mewajibkan seluruh dapur SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) guna mencegah kasus keracunan makanan dan menjamin keamanan konsumsi penerima manfaat.

  • Dapur SPPG yang tidak mendaftar SLHS diberi tenggat satu bulan dan akan disanksi suspend serta tidak menerima dana operasional apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi.

  • Kebijakan ini didukung regulasi baru dan pengawasan lintas instansi dengan target mencapai nol kasus keracunan makanan dari Program MBG pada tahun 2026.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan langkah pengetatan pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini ditempuh untuk mencegah terulangnya kasus keracunan makanan dan menjamin keamanan konsumsi bagi penerima manfaat.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyatakan dapur SPPG yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) diberikan batas waktu satu bulan untuk melengkapi persyaratan tersebut. Apabila tidak dipenuhi, operasional dapur akan dihentikan sementara.

"Sesuai aturan terbaru, dapur SPPG yang tidak mendaftar SLHS dalam waktu satu bulan akan kami suspend. Konsekuensinya, dapur tidak bisa menerima dana operasional," kata dia saat menghadiri Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis di Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu.

Nanik mengungkapkan, di Kabupaten Tulungagung saat ini terdapat 69 dapur SPPG yang aktif beroperasi. Dari jumlah tersebut, 48 dapur telah mengantongi SLHS, sehingga dinilai relatif lebih siap dari sisi standar keamanan pangan.

"Di Tulungagung sudah cukup bagus, tetapi di Trenggalek ini masih menjadi perhatian serius. SLHS itu wajib dan harus segera diurus," ujarnya, seraya membandingkan dengan kondisi di Kabupaten Trenggalek yang baru memiliki dua dapur bersertifikat dari sekitar 50 SPPG.

Ia menjelaskan, penguatan pengawasan dapur MBG kini memiliki dasar hukum yang lebih kuat melalui Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG serta Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola MBG.

Melalui regulasi tersebut, sistem pengawasan tidak lagi dibebankan sepenuhnya kepada BGN, melainkan melibatkan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam satu tim koordinasi lintas instansi.

"Kalau sebelumnya BGN bekerja sendiri, sekarang pengawasan dilakukan bersama tim koordinasi lintas kementerian dan instansi. Pemerintah daerah dan instansi vertikal justru diwajibkan masuk dan mengawasi dapur SPPG," katanya.

Menurut Nanik, kebijakan tegas ini diarahkan untuk mencapai target nol kasus keracunan makanan akibat Program MBG pada tahun 2026. Secara nasional, dari sekitar 19.200 dapur SPPG yang telah beroperasi, baru 4.535 dapur yang memiliki SLHS.

baca juga

"Masih ada lebih dari 14 ribu dapur yang belum memiliki SLHS. Karena itu kami harus tegas, apalagi ini menyangkut keselamatan dan kesehatan penerima manfaat," ujarnya.

Ia menambahkan, proses pendaftaran SLHS menjadi tanggung jawab mitra atau yayasan pengelola dapur. Selama proses pendaftaran sudah dilakukan, BGN masih memberikan ruang pendampingan administratif.

"Minimal daftar dulu. Kalau niatnya sudah ada, kami bantu prosesnya. Tapi kalau tidak daftar sama sekali, sanksi harus diterapkan," demikian Nanik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah

Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:20 WIB

Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026

Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:36 WIB

MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan

MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:26 WIB

Mewah, SPPG Nganjuk Hadirkan MBG dengan Menu Kuliner Nusantara

Mewah, SPPG Nganjuk Hadirkan MBG dengan Menu Kuliner Nusantara

Foto | Kamis, 08 Januari 2026 | 19:11 WIB

Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!

Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:05 WIB

Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG

Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:07 WIB

Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026

Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:48 WIB

BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi

BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:19 WIB

BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima MBG Tercapai 2026, Guru dan Santri Masuk Tambahan

BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima MBG Tercapai 2026, Guru dan Santri Masuk Tambahan

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:48 WIB

Purbaya Izinkan 41 Proyek Molor 2025 Dilanjutkan Tahun Ini, Dari MBG hingga Sekolah Rakyat

Purbaya Izinkan 41 Proyek Molor 2025 Dilanjutkan Tahun Ini, Dari MBG hingga Sekolah Rakyat

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:48 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×