DPRD DKI Soroti Gaji Guru Swasta di Jakarta: Jauh di Bawah UMP!

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 26 November 2025 | 13:45 WIB
DPRD DKI Soroti Gaji Guru Swasta di Jakarta: Jauh di Bawah UMP!
Ilustrasi Guru Swasta (Pexels/Max Fischer)
baca 10 detik
  • Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyoroti ketimpangan upah guru swasta yang masih jauh di bawah standar layak.
  • Khoirudin membandingkan guru swasta yang tidak memiliki standar gaji dengan petugas PJLP yang sudah berpedoman UMP DKI.
  • DPRD berupaya bersinergi dengan eksekutif untuk memberikan subsidi gaji layak bagi guru swasta di Jakarta.

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyoroti ketimpangan kesejahteraan yang dialami oleh tenaga pengajar di ibu kota.

Politisi berusia 58 tahun ini mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib guru swasta yang pendapatan bulanannya masih sangat memprihatinkan.

Ia menegaskan fakta pahit bahwa standar pengupahan bagi pahlawan tanpa tanda jasa di sektor swasta tersebut belum tersentuh kebijakan yang adil.

"Pemerintah baru memberikan gaji yang layak untuk guru di sekolah negeri. Namun guru swasta masih jauh dari kata layak. Bahkan jauh di bawah upah minimum provinsi," ujar Khoirudin kepada wartawan di Komplek DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (25/11/2025).

Legislator dari Fraksi PKS ini lantas membandingkan nasib guru swasta dengan petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), yang bahkan sudah memiliki patokan upah jelas.

Menurutnya, ketiadaan standar gaji bagi guru swasta menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan oleh jajaran legislatif.

"Teman-teman PJLP dibayar dengan UMP DKI, tapi guru swasta tidak ada standar. Ini PR kita bersama ya jajaran DPRD, bagaimana meningkatkan kesejahteraan guru. Kita nggak boleh lupa mereka lah yang telah memberikan saham terbesar dalam kehidupan kita sehingga kita sukses," tegas Khoirudin.

Khoirudin memastikan adanya sinergi positif antara DPRD dan eksekutif untuk mengintervensi masalah kesejahteraan ini.

Ia menekankan bahwa perhatian pemerintah tidak boleh tebang pilih, melainkan harus mencakup seluruh jenjang pendidikan, termasuk bagi mereka dari golongan swasta. 

baca juga

"Kita bersama-sama, ada keinginan dari pak gubernur, ada temen DPRD, mensupport agar gaji guru dapat perhatian yang layak dari pemerintah. Bukan hanya guru SD SMP SMA, tapi guru madrasah juga dan guru PAUD TK TPA," jelas Khoirudin.

Wakil rakyat ini menilai pemerintah semestinya malu jika tidak bisa memberikan subsidi gaji, mengingat beban fisik bangunan sekolah sudah ditanggung swadaya oleh masyarakat.

Bagi Khoirudin, kehadiran negara melalui subsidi gaji adalah bentuk penghormatan minimal bagi para pendidik di garda terdepan.

"Mereka adalah pejuang di lini terdepan dalam mendidik anak bangsa. Seharusnya, minimal pemerintah memberikan perhatian terhadap gajinya. Toh gedungnya sudah masyarakat yang bangun. Tanahnya dari masyarakat, hari ini sudah dibantu masyarakat. Paling tidak, gaji gurunya pemerintah turun tangan dengan memberikan subsidi yang layak di Jakarta," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Guru Honorer di Monas, Desak Pemerintah Beri Kesetaraan dan PPPK*

Aksi Guru Honorer di Monas, Desak Pemerintah Beri Kesetaraan dan PPPK*

Foto | Kamis, 30 Oktober 2025 | 17:01 WIB

Gaji Cuci Nampan MBG Viral Tembus Rp1,8 Juta, Juru Masaknya Bisa Rp5 Juta?

Gaji Cuci Nampan MBG Viral Tembus Rp1,8 Juta, Juru Masaknya Bisa Rp5 Juta?

Your Say | Senin, 29 September 2025 | 16:54 WIB

Presiden Naikkan Gaji Guru dan Dosen ASN, DPR Ingatkan Nasib Honorer Gajinya Masih Rp 300.000

Presiden Naikkan Gaji Guru dan Dosen ASN, DPR Ingatkan Nasib Honorer Gajinya Masih Rp 300.000

News | Senin, 22 September 2025 | 10:16 WIB

Terkini

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×