Saat Damkar Sleman Jadi Pelarian Warga untuk Segala Masalah: Dari Ular hingga Urusan Hati

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 27 November 2025 | 14:47 WIB
Saat Damkar Sleman Jadi Pelarian Warga untuk Segala Masalah: Dari Ular hingga Urusan Hati
Personel Damkar Kabupaten Sleman. (ist)
baca 10 detik
  • Laporan non-kebakaran di Damkar Sleman meningkat signifikan pascapandemi, melebihi laporan kebakaran dengan rasio 1:7.
  • Petugas damkar kini melayani berbagai laporan unik, mulai dari satwa hingga konsultasi pribadi, termasuk adanya laporan hoaks.
  • Keterbatasan sarana prasarana dan personel Damkar Sleman menjadi tantangan signifikan meskipun kepercayaan publik meningkat.

Suara.com - Dalam beberapa waktu terakhir, muncul fenomena baru: warga lebih memilih mengadu ke petugas pemadam kebakaran (damkar) ketimbang ke polisi, baik untuk urusan serius maupun yang dianggap remeh.

Tren ini juga dirasakan oleh petugas Damkar Kabupaten Sleman. Laporan non-kebakaran meningkat tajam dan kini jumlahnya jauh lebih besar dibanding laporan kebakaran.

Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Satpol PP Sleman, Nawa Murtiyanto, menyebut perubahan ini mulai terasa sejak pascapandemi Covid-19.

“Sebenarnya ini pascacovid tren itu naik. Kita berbicara Indonesia ya, pascacovid naik. Ini terlepas dari situasi politik,” kata Nawa, Kamis (27/11/2025).

Laporan Meluas: Dari Satwa, Masalah Pribadi, Hingga Skripsi

Menurut Nawa, jenis laporan yang masuk kini jauh melebar dari urusan kebakaran. Mulai dari penangkapan satwa, barang hilang, hingga kasus serius yang menyangkut nyawa manusia.

Hingga kini, permintaan penanganan satwa—khususnya ular dan tawon—masih menjadi yang paling sering diminta. Setiap hari, Damkar Sleman menerima 5–6 laporan non-kebakaran. Rasio kasus kebakaran dibanding non-kebakaran bahkan sudah mencapai 1:7.

“Dulu itu awalnya kan ular. Ular, kucing, baru tawon. Itu yang kemudian merembet ke yang lainnya. Mulai dari yang serius sampai yang menurutku ya tidak serius,” ujarnya.

Hal sepele pun pernah dilaporkan, seperti ponsel atau kunci motor jatuh ke got.

baca juga

Meski begitu, tetap ada kasus berbahaya yang membutuhkan respons cepat, termasuk penyelamatan nyawa.

“Yang serius pernah ada upaya bunuh diri, percobaan bunuh diri naik ke tower,” kata Nawa.

Beberapa warga bahkan meminta bantuan yang berada di luar kewenangan damkar, seperti konsultasi masalah rumah tangga hingga mencari pasangan hidup. Ada juga mahasiswa yang datang atau menghubungi lewat WhatsApp untuk meminta bantuan tugas kuliah.

“Kita tetap layani dengan baik,” ujarnya.

Laporan Hoaks Masih Sering Terjadi

Damkar Sleman juga menghadapi laporan palsu atau hoaks yang dikirim oknum tak bertanggung jawab. Sebagian besar laporan masuk lewat WhatsApp dan telepon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Komisi III DPR: Ada yang Perlu Dibenahi!

Masyarakat Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Komisi III DPR: Ada yang Perlu Dibenahi!

News | Selasa, 25 November 2025 | 15:05 WIB

Lapor ke Mana Pun Tak Direspons, Kisah Wanita Korban Eksibisionisme yang Ditolong Damkar Benhil

Lapor ke Mana Pun Tak Direspons, Kisah Wanita Korban Eksibisionisme yang Ditolong Damkar Benhil

News | Jum'at, 21 November 2025 | 15:40 WIB

Polri Jujur Akui Kalah Cepat dari Damkar, Wakapolri Janji Respons Aduan di Bawah 10 Menit!

Polri Jujur Akui Kalah Cepat dari Damkar, Wakapolri Janji Respons Aduan di Bawah 10 Menit!

News | Selasa, 18 November 2025 | 23:10 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×