Said Didu Ungkap Bandara 'Ilegal' Lain Selain Morowali, Rocky Gerung: Siapa Kepala Negaranya?

Bangun Santoso

Kamis, 27 November 2025 | 17:00 WIB
Said Didu Ungkap Bandara 'Ilegal' Lain Selain Morowali, Rocky Gerung: Siapa Kepala Negaranya?
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Said Didu mengungkapkan adanya bandara eksklusif serupa Morowali, salah satunya di Maluku Utara, dimiliki pensiunan pejabat berbintang.
  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya menyebut bandara tanpa otoritas negara di Morowali mengancam kedaulatan ekonomi nasional.
  • Rocky Gerung mempertanyakan kepala negara yang mengizinkan praktik "negara dalam negara" ini terjadi di wilayah kedaulatan Indonesia.

Suara.com - Rocky Gerung menyoroti isu 'negara dalam negara' ini dan mempertanyakan siapa kepala negara yang mengizinkannya

Polemik temuan bandara yang beroperasi tanpa perangkat negara di Morowali, Sulawesi Tengah, semakin memanas. Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu, melemparkan pernyataan mengejutkan bahwa fasilitas serupa tidak hanya ada di satu lokasi, bahkan ada yang skalanya lebih besar dan dimiliki oleh entitas yang sama.

Melalui cuitan di akun media sosial X pribadinya, Said Didu secara blak-blakan menyebut bahwa bandara di kawasan tambang Morowali bukanlah satu-satunya.

Ia menunjuk lokasi lain di Maluku Utara yang menurutnya juga beroperasi secara tertutup dan eksklusif.

“Ada Bandara yg lebih besar lagi yg seperti ini, yaitu Bandara di tambang Wade Bay, Maluku Utara - juga tertutup,” tulisnya dikutip Rabu (26/11/2025).

Pernyataannya menjadi lebih tajam ketika ia mengaitkan kepemilikan kedua fasilitas vital tersebut.

Said Didu mengisyaratkan adanya keterlibatan pensiunan pejabat tinggi di balik operasional tambang dan bandara di dua lokasi strategis itu.

“Pemilik tambang di Morowali sama dengan pemilik Wade Bay - bbrp (beberapa) pensiunan berbintang,” katanya.

Ungkapan Said Didu ini seolah menjadi babak baru dari isu yang pertama kali diungkap ke publik oleh Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin.

baca juga

Sebelumnya, Menhan Sjafrie menyebut keberadaan bandara tanpa otoritas negara di Morowali sebagai sebuah anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi nasional.

Komentar pedas pun datang dari pengamat politik, Rocky Gerung, yang menyoroti serius pernyataan Menhan. Menurut Rocky, isu ini bukan lagi sekadar pelanggaran administratif, melainkan sudah menyentuh persoalan fundamental kedaulatan negara. Ia bahkan menyebut fenomena ini sebagai praktik "negara dalam negara".

Melalui kanal YouTube pribadinya, Rocky Gerung memuji kualitas argumen Menhan dan mendorong agar temuan ini ditindaklanjuti dengan pemeriksaan serius.

Ia lantas melontarkan pertanyaan tajam yang ditujukan langsung ke pucuk pimpinan negara.

“Itu betul-betul suatu kualitas argumen, statemen yang akan berakibat pada pemeriksaan lebih lanjut dengan satu pertanyaan siapa kepala negaranya,” kata Rocky Gerung.

Rocky mempertanyakan siapa pemegang kekuasaan tertinggi yang membiarkan adanya sebuah entitas yang beroperasi layaknya negara sendiri di dalam wilayah kedaulatan Republik Indonesia.

Pertanyaan ini secara implisit menuntut pertanggungjawaban dari kepala negara atas dugaan kelalaian pengawasan terhadap aset dan wilayah strategis bangsa.

“Siapa kepala negara yang mengijinkan ada negara dalam negara. Siapa kepala negara yang ada dari negara dalam negara itu,” ujar Rocky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Bandara di Sumatera Tetap Layani Penerbangan Meski Diterjang Banjir Hingga Gempa

Tiga Bandara di Sumatera Tetap Layani Penerbangan Meski Diterjang Banjir Hingga Gempa

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 16:14 WIB

Jokowi Dituding Resmikan Bandara 'Siluman' IMIP, PSI Meradang: Itu Fitnah, Jangan Manipulasi Fakta!

Jokowi Dituding Resmikan Bandara 'Siluman' IMIP, PSI Meradang: Itu Fitnah, Jangan Manipulasi Fakta!

News | Kamis, 27 November 2025 | 14:17 WIB

Ogah Tanggapi Bandara IMIP, Bahlil: Ada Kementerian Teknis!

Ogah Tanggapi Bandara IMIP, Bahlil: Ada Kementerian Teknis!

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 10:58 WIB

Kemenhub Pastikan Bandara PT IMIP di Morowali Beroperasi Legal

Kemenhub Pastikan Bandara PT IMIP di Morowali Beroperasi Legal

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 08:23 WIB

Heboh Isu Jokowi Resmikan Bandara IMIP, PSI: Ada yang Memanipulasi Fakta

Heboh Isu Jokowi Resmikan Bandara IMIP, PSI: Ada yang Memanipulasi Fakta

News | Rabu, 26 November 2025 | 20:34 WIB

Heboh Negara dalam Negara, Purbaya Siap Kirim Petugas Bea Cukai ke Bandara PT IMIP

Heboh Negara dalam Negara, Purbaya Siap Kirim Petugas Bea Cukai ke Bandara PT IMIP

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 20:18 WIB

Geram Legislator Senayan Soal Bandara PT IMIP Beroperasi Tanpa Libatkan Negara: Kedaulatan Terancam!

Geram Legislator Senayan Soal Bandara PT IMIP Beroperasi Tanpa Libatkan Negara: Kedaulatan Terancam!

News | Rabu, 26 November 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

×