5 Fakta Penjarahan Gudang Bulog Sibolga, Imbas Lambatnya Bantuan?

M Nurhadi

Senin, 01 Desember 2025 | 17:14 WIB
5 Fakta Penjarahan Gudang Bulog Sibolga, Imbas Lambatnya Bantuan?
Video Viral Diduga Penjarahan Gudang Bulog [Ist]
  • Penjarahan Gudang Bulog Sarudik di Sibolga terjadi pada Minggu (30/11/2025) dipicu desakan kebutuhan pangan.
  • Massa merambah gudang setelah sebelumnya menjarah sejumlah ritel modern akibat terputusnya akses distribusi logistik pasca-bencana.
  • Permintaan penambahan personel keamanan diabaikan, menyebabkan penjarahan terjadi sebelum bantuan tambahan aparat tiba di lokasi.

4. Upaya Bantuan Bulog Belum Merata 

Meskipun terjadi insiden ini, Perum Bulog mengklaim telah menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di tiga provinsi terdampak (Aceh, Sumut, Sumbar).

Data per 30 November 2025, Bulog telah menyalurkan total beras CPPD: 152.893 kg untuk Aceh, 72.630 kg untuk Sumut, dan 61.554 kg untuk Sumbar.

Selain itu, Bulog juga menyalurkan bantuan Banpang (Bantuan Pangan) dengan total jutaan kilogram beras dan jutaan liter minyak goreng di ketiga provinsi, namun penyaluran ini tampaknya belum menjangkau atau memenuhi kebutuhan masyarakat di Sibolga yang terisolasi.

5. Kendala Data dan Komunikasi Pasca-Insiden

Pasca-penjarahan, Bulog masih kesulitan mendata jumlah pasti beras dan minyak goreng yang hilang dari Gudang Sarudik.

Komunikasi dengan tim lapangan juga mengalami kendala signifikan akibat gangguan sinyal di wilayah terdampak. Keterbatasan komunikasi dan data ini memperlambat proses penanganan pasca-kejadian dan pemulihan distribusi.

Sebagai tindak lanjut, Bulog menambah stok beras ke Sibolga (1.562 ton) dan Nias (1.650 ton) untuk memperkuat pasokan dan mempercepat pemulihan distribusi, sembari berkomitmen menjaga stabilitas pangan di tengah situasi bencana.

6. Dibantah Admin Gerindra

Meski video telah menyebar ke berbagai platform, admin akun Gerindra di media sosial membantah terjadinya penjarahan di gudang Bulog. Admin tersebut mengklaim bahwa apa yang terlihat di video adalah pembagian bantuan.

Hal ini disampaikan dalam sesi komen media sosial Instagram @mommy_la yang memperlihatkan aksi penjarahan ini.

"Tidak usah membuat narasi provokatif, ini memang dibagikan bukan penjarahan," tulis Gerindra.

"Mohon maaf kalau ada yang salah dari narasi kami, karena kondisi yang kami lihat warga sudah ricuh berdatangan menyerbu ke gudang bulog Saran kalau memang pembagian dibagikan ke posko yang berdampak, Min," balas akun tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penjarahan Meluas, Polda Sumut Kerahkan Brimob di Minimarket hingga Gudang Bulog!

Cegah Penjarahan Meluas, Polda Sumut Kerahkan Brimob di Minimarket hingga Gudang Bulog!

News | Senin, 01 Desember 2025 | 11:35 WIB

Penjarahan Beras di Gudang Bulog Sumut, Ini Alasan Mengejutkan dari Pengamat

Penjarahan Beras di Gudang Bulog Sumut, Ini Alasan Mengejutkan dari Pengamat

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 09:01 WIB

Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

News | Sabtu, 29 November 2025 | 15:24 WIB

Terkini

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:57 WIB

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:52 WIB

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:39 WIB

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:37 WIB

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:29 WIB

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:03 WIB

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:54 WIB