- Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memimpin koordinasi penanganan banjir di Tapteng pada 29 November 2025.
- Ribuan warga dievakuasi ke GOR Pandan, di mana kebutuhan dasar seperti logistik, kesehatan, dan fasilitas pendukung disediakan.
- Data Polda Sumut menunjukkan 147 orang meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak 24 November 2025.
Suara.com - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah provinsi bersama TNI, Polri, dan Basarnas terus mempercepat penanganan banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Hal ini disampaikan Bobby usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana, Sabtu 29 November 2025. Bobby menyampaikan bahwa saat ini ribuan warga telah dievakuasi ke Posko Pengungsian di GOR Pandan. Ia memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
“Kami berkomitmen memperkuat upaya penanganan bencana dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di posko pengungsian," kata Bobby.
BACA JUGA:
Bobby Nasution Tetapkan Sumut Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari
Selain logistik makanan dan obat-obatan, Bobby menyebut pihaknya juga menambah fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, akses listrik, wifi, serta kebutuhan khusus ibu dan anak.
"Kami ingin seluruh pengungsi merasa aman dan tetap nyaman selama berada di posko," ujarnya.
Namun demikian, Bobby mengakui masih banyak warga yang terisolir akibat empat jalur utama menuju desa-desa di Tapteng belum bisa dilalui. Ia menugaskan seluruh tim gabungan untuk mempercepat pembukaan jalur darurat.
BACA JUGA:
88 Orang Luka-Luka dan Ribuan Warga Mengungsi saat Bencana di Sumut
"Prioritas kami saat ini adalah mengevakuasi warga yang masih terjebak dan memastikan bantuan logistik bisa masuk ke wilayah terdampak paling parah," ujarnya.
![Bencana banjir dan longsor di Sumut. [dok Diskominfo Sumut]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/29/65950-banjir-sumut.jpg)
Bobby memastikan koordinasi lintas lembaga akan terus ditingkatkan agar penanganan berlangsung cepat, tepat, dan menyeluruh.
"Insya Allah, dengan kerja bersama, kita bisa meminimalkan dampak dan mempercepat pemulihan," jelasnya.
Sementara itu, Polda Sumut merilis data terbaru penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025, yakni 147 orang meninggal dunia dan 28.427 orang mengungsi.
BACA JUGA: