Kemensos Dirikan 28 Dapur Umum, Produksi 100 Ribu Nasi Bungkus Tiap Hari untuk Korban Banjir Sumatra

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 01 Desember 2025 | 21:54 WIB
Kemensos Dirikan 28 Dapur Umum, Produksi 100 Ribu Nasi Bungkus Tiap Hari untuk Korban Banjir Sumatra
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat bertemu langsung korban banjir Sumatra. (Ist)
  • Kementerian Sosial mendirikan 28 dapur umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar, memproduksi lebih dari 100 ribu nasi bungkus harian untuk 50.000 pengungsi.
  • Operasional dapur umum didukung bantuan bahan natura senilai total Rp6.78 Miliar dan melibatkan ratusan personel Tagana di ketiga provinsi.
  • Menteri Sosial menyatakan jumlah dapur umum akan dinamis ditambah, didukung total bantuan logistik Kemensos mencapai lebih dari Rp21 Miliar.

Suara.com - Di tengah kepungan duka akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sebagian wilayah Sumatera, kepulan asap dari puluhan dapur umum menjadi simbol harapan yang tak pernah padam.

Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat mendirikan 28 titik dapur umum yang secara masif memproduksi lebih dari 100 ribu bungkus nasi setiap harinya untuk para pengungsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Upaya ini dipastikan mampu menyuplai kebutuhan pangan bagi sedikitnya 50.000 jiwa pengungsi yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat terjangan bencana.

Nasi bungkus, menu sederhana yang sarat akan kehangatan dan kepedulian, menjadi garda terdepan dalam memastikan para korban bencana tidak kelaparan di tenda-tenda pengungsian.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa jumlah dapur umum ini bersifat dinamis dan akan terus ditambah sesuai dengan eskalasi kebutuhan di lokasi bencana.

Kehadiran dapur umum ini menjadi krusial untuk menjaga asupan gizi dan moril para penyintas.

“Saat ini telah didirikan dapur umum sebanyak 28 titik dan akan terus bertambah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Distribusi dapur umum ini disebar secara strategis di tiga provinsi terdampak paling parah. Di Provinsi Aceh, dapur umum didirikan di sejumlah kabupaten/kota, termasuk Pidie Jaya, Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, hingga Langsa.

Untuk memastikan operasional berjalan lancar, Kemensos menggelontorkan bantuan bahan natura senilai Rp3.750.000.000 dengan dukungan penuh dari 191 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Sementara itu, di Sumatera Utara, dapur umum difokuskan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Langkat, dan Desa Pageran Gala Gala Penyambung Sel.

Di provinsi ini, sebanyak 270 personel Tagana diterjunkan untuk mengelola dapur umum dengan total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp1.449.820.720. Ribuan nasi bungkus hangat setiap hari didistribusikan dari titik-titik ini.

Di Sumatera Barat, penanganan serupa juga dilakukan. Sebanyak sembilan titik dapur umum dan dapur mandiri didirikan di wilayah Kota Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat, serta Pesisir Selatan.

Dengan kekuatan 270 personel Tagana, dapur-dapur ini mengolah bantuan senilai Rp1.580.618.466 menjadi makanan siap santap bagi para pengungsi.

Gus Ipul merinci bahwa total bantuan bahan natura yang dialokasikan khusus untuk operasional dapur umum di ketiga provinsi tersebut telah menembus angka yang signifikan.

“Total bantuan bahan natura untuk keperluan dapur umum di tiga provinsi tersebut senilai Rp6.780.439.186,” kata Gus Ipul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diangkut Helikopter, 4 Ton Bantuan Udara Diterjunkan ke 3 Kabupaten di Sumbar

Diangkut Helikopter, 4 Ton Bantuan Udara Diterjunkan ke 3 Kabupaten di Sumbar

News | Senin, 01 Desember 2025 | 21:39 WIB

Banjir di Aceh Tamiang, Maell Lee 4 Hari Hilang Kontak dengan Keluarga

Banjir di Aceh Tamiang, Maell Lee 4 Hari Hilang Kontak dengan Keluarga

Entertainment | Senin, 01 Desember 2025 | 21:16 WIB

Terpopuler: Dampak Insentif Otomotif Dihentikan, Begini Cara Klaim Asuransi Mobil Kena Banjir

Terpopuler: Dampak Insentif Otomotif Dihentikan, Begini Cara Klaim Asuransi Mobil Kena Banjir

Otomotif | Senin, 01 Desember 2025 | 20:10 WIB

Banjir Paksa Ribuan Siswa Libur, Disdik Sumbar Atur Ulang Jadwal Ujian Semester

Banjir Paksa Ribuan Siswa Libur, Disdik Sumbar Atur Ulang Jadwal Ujian Semester

News | Senin, 01 Desember 2025 | 19:44 WIB

7 Artis Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatra, Praz Teguh Himpun Rp 2 M

7 Artis Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatra, Praz Teguh Himpun Rp 2 M

Entertainment | Senin, 01 Desember 2025 | 19:45 WIB

Satgas PKH Turun Tangan! Hutan Sumatra Diteliti, Dugaan Kesengajaan di Balik Bencana Banjir

Satgas PKH Turun Tangan! Hutan Sumatra Diteliti, Dugaan Kesengajaan di Balik Bencana Banjir

News | Senin, 01 Desember 2025 | 19:26 WIB

Banjir-Longsor Melanda Sumatera, ESDM Sebut Lokasi Tambang Jauh dari Titik Bencana

Banjir-Longsor Melanda Sumatera, ESDM Sebut Lokasi Tambang Jauh dari Titik Bencana

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 19:16 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB