Mensos Saifullah Yusuf Ungkap Bantuan ke Sumatra Sempat Tertahan Dua Hari Akibat Akses Tertutup

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 02 Desember 2025 | 12:56 WIB
Mensos Saifullah Yusuf Ungkap Bantuan ke Sumatra Sempat Tertahan Dua Hari Akibat Akses Tertutup
Saifullah Yusuf alias Gus Ipul (Instagram)
  • Menteri Sosial Gus Ipul menyatakan bantuan ke Sumatra sempat tertahan dua hari akibat lumpuhnya akses darat karena bencana alam.
  • Distribusi bantuan kini mulai normal menggunakan jalur darat, udara, dan laut setelah akses logistik di lokasi terdampak pulih.
  • Kemensos telah mendirikan 28 dapur umum dan menyiapkan santunan bagi korban meninggal serta korban luka akibat bencana tersebut.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa bantuan pemerintah untuk wilayah terdampak bencana di Sumatra sempat tertahan hingga dua hari akibat akses darat yang lumpuh akibat banjir dan longsor. Sehingga bantuan hanya bisa disalurkan melalui jalur udara.

Meski demikian, ia memastikan seluruh jalur distribusi kini mulai kembali pulih sehingga bantuan sudah dapat menjangkau lokasi-lokasi yang sebelumnya terisolasi.

"Yang ke Tapteng (Tapanuli Tengah) itu pada awal-awalnya kita sempat menggunakan heli kecil untuk ngirim logistik. Tapi setelah aksesnya bisa dibuka ya kita bisa kirim lewat darat, baik itu lewat menggunakan truk maupun kita menggunakan kapal," kata Gus Ipul kepada media di Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa kondisi medan dan cuaca ekstrem membuat beberapa armada pengangkut logistik tidak dapat bergerak.

"Sebagian ada yang tertahan sampai 2 hari itu, sekarang sudah bisa sampai di tempat. Sejak 3 hari yang lalu kita juga sedang mengirimkan lewat kapal," tuturnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa Kemensos tidak bekerja sendiri. Seluruh upaya penyaluran dilakukan di bawah koordinasi Kepala BNPB dan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Selain pengiriman logistik, Kemensos juga menyiapkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia serta bantuan bagi korban luka.

"Nanti kalau semuanya sudah selesai, kami juga akan memberikan santunan kepada ahli waris bagi yang wafat dan juga tentu membantu yang luka-luka. Jadi ini juga akan kita lakukan nanti setelah asismennya selesai," ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Sosial dikabarkan mendirikan 28 titik dapur umum yang mampu memproduksi lebih dari 100 ribu bungkus nasi per hari untuk pengungsi banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dapur umum itu dapat melayani hingga 50.000 jiwa pengungsi.

Gus Ipul mengatakan jumlah dapur umum akan terus bertambah menyesuaikan kondisi di lapangan. Adapun bantuan yang diberikan berupa logistik bufferstock serta bantuan bahan natura untuk dapur umum.

"Nilainya itu sudah hampir mencapai Rp25 miliar secara kesungguhan. Yang sampai sekarang kita terus bekerja dan insyaallah mudah-mudahan ya karena pengungsi sudah berangsur-angsur kembali ke rumah, ya tentu kita akan menyesuaikan pada tahap-tahap berikutnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkai Gajah di Pusaran Banjir Sumatra: Alarm Sunyi dari Hutan yang Terluka?

Bangkai Gajah di Pusaran Banjir Sumatra: Alarm Sunyi dari Hutan yang Terluka?

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 07:15 WIB

Kemensos Dirikan 28 Dapur Umum, Produksi 100 Ribu Nasi Bungkus Tiap Hari untuk Korban Banjir Sumatra

Kemensos Dirikan 28 Dapur Umum, Produksi 100 Ribu Nasi Bungkus Tiap Hari untuk Korban Banjir Sumatra

News | Senin, 01 Desember 2025 | 21:54 WIB

Diangkut Helikopter, 4 Ton Bantuan Udara Diterjunkan ke 3 Kabupaten di Sumbar

Diangkut Helikopter, 4 Ton Bantuan Udara Diterjunkan ke 3 Kabupaten di Sumbar

News | Senin, 01 Desember 2025 | 21:39 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB