Air Laut Pasang, 16 RT di Jakarta Terendam Banjir Rob

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 04 Desember 2025 | 14:55 WIB
Air Laut Pasang, 16 RT di Jakarta Terendam Banjir Rob
Ilustrasi banjir rob di Jakarta [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Banjir pesisir (rob) merendam DKI Jakarta pada Kamis (4/12/2025) akibat fenomena Supermoon bersamaan Perigee.
  • Hingga pukul 13.00 WIB, tercatat 16 RT dan tiga ruas jalan tergenang, termasuk di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
  • BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel gabungan untuk melakukan penyedotan dan memastikan fungsi saluran air lancar.

Suara.com - Fenomena banjir pesisir atau rob kembali merendam sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Kamis (4/12/2025).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir ini yang berlaku hingga 10 Desember mendatang.

Kenaikan muka air laut ini dipicu oleh fenomena Supermoon atau fase Bulan Purnama yang terjadi bersamaan dengan Perigee.

Kondisi tersebut menyebabkan Pintu Air Pasar Ikan menyentuh status Bahaya atau Siaga 1 sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan laporan terkini mengenai dampak fenomena alam tersebut hingga pukul 13.00 WIB.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 16 RT dan 3 ruas jalan tergenang," ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya.

Wilayah Jakarta Utara menjadi salah satu titik terdampak, dengan ketinggian air yang cukup signifikan di 3 RT Kelurahan Pluit, yakni antara 10 hingga 50 sentimeter.

Tak hanya permukiman, akses lalu lintas di Jalan RE Martadinata depan Jakarta International Stadium (JIS) juga terhambat genangan setinggi 40 sentimeter.

Selain daratan Jakarta, wilayah Kepulauan Seribu juga tidak luput dari terjangan rob dengan total 13 RT terdampak di Pulau Harapan dan Pulau Pari.

Pihak BPBD DKI Jakarta memastikan telah mengerahkan personel gabungan lintas dinas untuk mempercepat surutnya air di lokasi terdampak.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," jelas Yohan.

Masyarakat diimbau untuk terus waspada terhadap potensi genangan susulan dan segera memanfaatkan layanan darurat jika kondisi memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manchester United Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Terdampak Banjir di Sumatra

Manchester United Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Terdampak Banjir di Sumatra

Bola | Kamis, 04 Desember 2025 | 14:16 WIB

Pakar Ungkap Sebab Cuaca Ekstrem di Sumatera, Apa Itu?

Pakar Ungkap Sebab Cuaca Ekstrem di Sumatera, Apa Itu?

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:46 WIB

Solidaritas untuk Perantau Sumatra: Dari Seniman Gamping hingga Polda DIY Turun Tangan

Solidaritas untuk Perantau Sumatra: Dari Seniman Gamping hingga Polda DIY Turun Tangan

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:45 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB