Pakar Ungkap Sebab Cuaca Ekstrem di Sumatera, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 04 Desember 2025 | 13:46 WIB
Pakar Ungkap Sebab Cuaca Ekstrem di Sumatera, Apa Itu?
Warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]
baca 10 detik
  • Siklon Tropis Senyar muncul sangat dekat ekuator, sebuah anomali iklim yang jarang terjadi dan memicu hujan ekstrem berhari-hari di Sumatera.

  • Fenomena ini diperkuat banyak faktor atmosfer sekaligus—Rossby, MJO, IOD, La Niña, hingga pengaruh dua bibit siklon lain dan Siklon Fina.

  • Pakar IPB memperingatkan bahwa ketidakstabilan iklim semakin jelas, meningkatkan risiko banjir, angin kencang, dan longsor, sehingga perlu mitigasi dan pemantauan lebih kuat.

Suara.com - Perubahan dinamika atmosfer kembali menghantam ekosistem dan ruang hidup masyarakat di Pulau Sumatra.

Dalam beberapa hari terakhir, hujan berintensitas tinggi mengguyur tanpa henti yang menyebabkan banjir meluas dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.

Pakar meteorologi dari Institut Pertanian Bogor, Sonni Setiawan, SS, MSi,  mengungkapkan bahwa pola pembentukan cuaca ekstrem kali ini menunjukkan keanehan yang belum pernah muncul dalam beberapa tahun terakhir. 

Sonni menuturkan bahwa sistem siklon tropis yang menjadi pemicu badai hujan tersebut terbentuk sangat dekat dengan garis ekuator, titik yang secara klimatologis jarang menjadi lokasi terbentuknya siklon.

“Tahun ini agak menarik perhatian para meteorologis karena siklon tropis terjadi di dekat ekuator, bahkan di bawah lintang 5 derajat,” ujarnya. 

Sejumlah warga melintas di dekat puing-puing yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]
Sejumlah warga melintas di dekat puing-puing yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]

Fenomena yang dinamakan Siklon Tropis Senyar itu tidak berdiri sendiri. Menurut Sonni, berbagai faktor atmosfer global dan regional saling memperkuat prosesnya.

“Ada interaksi menarik antara Siklon Tropis Senyar, gelombang Ekuatorial Rossby, Madden Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 6 di Pasifik Barat tropis, IOD, serta La Niña yang intens karena termodulasi aktivitas sunspot,” jelas Sonni, ia menduga energi tersebut mendorong pertumbuhan masif awan Cumulonimbus pembawa hujan ekstrem yang berlangsung lebih dari satu hari penuh.

Di waktu yang bersamaan, peta Indonesia juga berada di bawah pengaruh dua bibit siklon lain serta Siklon Tropis Fina. Kombinasi ini menjadi pemicu utama meningkatnya ancaman bencana lingkungan—banjir, angin kencang, hingga potensi longsor.

Sonni menekankan bahwa kehadiran siklon di kawasan tropis dekat ekuator merupakan sinyal anomali iklim yang perlu dicermati serius.

baca juga

Secara umum, pembentukan siklon mengikuti pergerakan matahari dari utara ke selatan. Namun tahun ini pola tersebut terganggu, membuktikan bahwa sistem iklim sedang mengalami ketidakstabilan yang semakin sering terlihat dalam era pemanasan global.

Meski Indonesia bukan jalur utama lintasan badai tropis, Sonni mengingatkan bahwa implikasinya tetap besar bagi lingkungan hidup dan keselamatan publik. 

“Peringatannya jelas, potensi hujan ekstrem dan angin kencang harus diantisipasi,” tegasnya. Kemalangan ini menjadi seruan bagi pemerintah bahwa pengawasan berbasis satelit dan penelitian iklim yang lebih mendalam sangat penting untuk membantu masyarakat bersiap menghadapi cuaca ekstrem yang kian intens dan tidak terprediksi dari perubahan iklim.

Penulis: Muhammad Ryan Sabiti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA: Perempuan Alami Trauma Lebih Berat Usai Banjir Sumatra

Menteri PPPA: Perempuan Alami Trauma Lebih Berat Usai Banjir Sumatra

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:01 WIB

Bupati Tak Menyerah, tapi Sistem Penanganan Bencana Aceh Jelas Kewalahan

Bupati Tak Menyerah, tapi Sistem Penanganan Bencana Aceh Jelas Kewalahan

Your Say | Kamis, 04 Desember 2025 | 12:36 WIB

Akses Darat Terputus, BBM Disalurkan via Udara ke Bener Meriah dan Aceh Tengah

Akses Darat Terputus, BBM Disalurkan via Udara ke Bener Meriah dan Aceh Tengah

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 12:19 WIB

Terkini

14 Kode Redeem FF Terbaru 24 Oktober 2026, Lengkap Trik Dapatkan Bundle Hantu Bolong

14 Kode Redeem FF Terbaru 24 Oktober 2026, Lengkap Trik Dapatkan Bundle Hantu Bolong

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:56 WIB

Review 12.12: The Day, Ketika Ambisi Satu Orang Jadi Bencana Banyak Orang

Review 12.12: The Day, Ketika Ambisi Satu Orang Jadi Bencana Banyak Orang

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:50 WIB

5 Fakta Dmaz Brodjonegoro, Sutradara Film Beautiful Pain Kolaborasi Hanung dan Nikita Mirzani

5 Fakta Dmaz Brodjonegoro, Sutradara Film Beautiful Pain Kolaborasi Hanung dan Nikita Mirzani

Entertainment | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:42 WIB

5 Rekomendasi Bedak Padat untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar dan Bekas Jerawat

5 Rekomendasi Bedak Padat untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar dan Bekas Jerawat

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Menteri Haji Pangku Dua Anak Sendiri Jadi Tenaga Ahli, Ada Potensi KKN

Menteri Haji Pangku Dua Anak Sendiri Jadi Tenaga Ahli, Ada Potensi KKN

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung

Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru

Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru

Riau | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Transaksi Digital di Livin' by Mandiri Tumbuh 22 Persen

Transaksi Digital di Livin' by Mandiri Tumbuh 22 Persen

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko

Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla

Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla

Batam | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:52 WIB

×