Jalan Lintas Pidie Jaya - Bireuen Aceh Kembali Lumpuh Diterjang Banjir Minggu Dini Hari

Andi Ahmad S

Minggu, 07 Desember 2025 | 02:01 WIB
Jalan Lintas Pidie Jaya - Bireuen Aceh Kembali Lumpuh Diterjang Banjir Minggu Dini Hari
Tangkapan layar video sejumlah mobil saat melintasi banjir yang kembali melanda kawasan Pidie Jaya-Bireuen, Sabtu malam (7/12/2025). (ANTARA/HO/Warga)
  • Banjir kembali merendam ruas jalan Pidie Jaya-Bireuen akibat hujan deras, membuat pelintas jalan diimbau menunda perjalanan demi keselamatan.

  • Juru bicara bencana Aceh menegaskan ketinggian air dan arus kuat berbahaya bagi pengendara, sehingga perjalanan tidak mendesak harus ditunda.

  • Petugas siaga memantau banjir dan memasang rambu peringatan di titik rawan. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga.

Suara.com - Bagi Anda yang sedang melakukan perjalanan lintas wilayah atau touring di akhir pekan ini melintasi kawasan Pantai Timur Aceh, harap segera meningkatkan kewaspadaan atau mencari tempat istirahat yang aman.

Situasi darurat kembali dilaporkan dari jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.

Pada Minggu dini hari, 7 Desember 2025, akses transportasi di jalur vital tersebut dilaporkan lumpuh akibat terjangan banjir luapan.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu sore membuat debit air sungai meluap tak terkendali hingga menutupi badan jalan raya. Kondisi ini sangat berbahaya bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Aceh, Murthalamuddin, mengeluarkan peringatan dini kepada seluruh pengguna jalan.

"Hujan deras yang turun sejak sore tadi menyebabkan banjir kembali naik, menutupi badan jalan, dan ini sangat berisiko," kata Murthalamuddin dilansir dari Antara.

Di beberapa titik rawan, ketinggian air dilaporkan meningkat drastis dalam waktu singkat. Ditambah dengan kondisi malam hari yang minim penerangan, risiko kendaraan terseret arus atau terperosok ke parit sangat tinggi.

Murthalamuddin menegaskan bahwa keselamatan nyawa adalah prioritas utama saat ini. Ia meminta dengan sangat agar warga menahan ego untuk melanjutkan perjalanan jika tidak ada urgensi yang menyangkut nyawa.

"Kami mohon masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak agar menunda dulu perjalanannya, terutama di jalur utama yang menghubungkan Pidie Jaya menuju Bireuen, atau sebaliknya," ujarnya.

Kekhawatiran utama pihak Posko Bencana adalah terulangnya skenario kemacetan parah di tengah genangan air, seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Mobil yang mogok di tengah jalan akan menghambat proses evakuasi dan pergerakan tim penanggulangan bencana.

Selain itu, insiden kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin dan berlubang yang tertutup air juga menjadi ancaman nyata. Murthalamuddin memastikan pihaknya terus berkoordinasi secara real-time dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian, untuk memantau fluktuasi ketinggian air.

Pemasangan rambu-rambu peringatan darurat di titik-titik paling parah juga tengah diupayakan agar pengendara dapat melihat bahaya dari kejauhan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lapangan di tengah guyuran hujan dan genangan. Mereka memantau setiap perkembangan untuk menentukan apakah jalan harus ditutup total atau bisa dilalui dengan sistem buka-tutup.

"Petugas kami terus bersiaga. Kami akan memberikan pembaruan situasi secepatnya. Untuk saat ini, prioritas adalah keselamatan, jadi jangan ambil risiko," pungkas Murthalamuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapat Darurat Hambalang: Prabowo Ultimatum Listrik Sumatera Nyala 2 Hari, Jalur BBM Wajib Tembus

Rapat Darurat Hambalang: Prabowo Ultimatum Listrik Sumatera Nyala 2 Hari, Jalur BBM Wajib Tembus

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 21:54 WIB

Kritik Denny Sumargo: Pemerintah Harusnya Bisa Tembus Lokasi Bencana karena Fasilitas Lengkap

Kritik Denny Sumargo: Pemerintah Harusnya Bisa Tembus Lokasi Bencana karena Fasilitas Lengkap

Entertainment | Sabtu, 06 Desember 2025 | 21:00 WIB

Motor Terendam Banjir Perlu Penanganan Khusus, Berikut Langkah yang Perlu Diperhatikan

Motor Terendam Banjir Perlu Penanganan Khusus, Berikut Langkah yang Perlu Diperhatikan

Otomotif | Sabtu, 06 Desember 2025 | 19:49 WIB

Waspada Rob! Malam Minggu Pluit dan Marunda Masih Tergenang, BPBD DKI Jakarta Kebut Penyedotan Air

Waspada Rob! Malam Minggu Pluit dan Marunda Masih Tergenang, BPBD DKI Jakarta Kebut Penyedotan Air

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 19:25 WIB

Bendungan Rusak Diterjang Bencana, Hampir 3 Ribu Hektare Sawah di Kota Padang Terancam Kekeringan

Bendungan Rusak Diterjang Bencana, Hampir 3 Ribu Hektare Sawah di Kota Padang Terancam Kekeringan

Video | Sabtu, 06 Desember 2025 | 20:00 WIB

Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!

Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 17:06 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB