Korban Kebakaran Terra Drone Bertambah Jadi 22 Orang, Titik Api Berasal dari Lantai 1

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Selasa, 09 Desember 2025 | 18:49 WIB
Korban Kebakaran Terra Drone Bertambah Jadi 22 Orang, Titik Api Berasal dari Lantai 1
Gedung Terra Drone di Kemayoran kebakaran [X/@gatse8]
baca 10 detik
  • Hingga Selasa (9/12/2025) pukul 17.00 WIB, kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran menyebabkan 22 korban meninggal dunia.
  • Dugaan awal penyebab kematian korban adalah kekurangan oksigen karena asap yang cepat merambat dari lantai satu.
  • Polisi dan Labfor Polri akan segera melakukan olah TKP awal untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Suara.com - Jumlah korban jiwa kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, kembali bertambah. Hingga pukul 17.00 WIB, Polres Metro Jakarta Pusat mencatat 22 korban meninggal dunia, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan.

"Terakhir angka korban adalah 22, di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Seluruh korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Dalam proses evakuasi, Susatyo menyebut beberapa petugas turut mengalami luka akibat pecahan kaca.

Saat ini petugas pemadam tengah merapikan peralatan sebelum kepolisian memulai olah TKP awal bersama tim Laboratorium Forensik Polri untuk menelusuri penyebab kebakaran. 

“Labfor juga sudah hadir untuk mencari sebab dari kejadian kebakaran ini,” ujarnya.

Untuk memudahkan proses identifikasi, polisi akan membuka dua posko: satu di RS Polri untuk keluarga korban meninggal dan satu lagi di lokasi kejadian bagi keluarga karyawan Terra Drone yang belum ditemukan.

“Petugas juga belum bisa masuk karena kondisi masih pekat. Nanti setelah bisa dimasuki, kami akan sisir ulang terkait dengan lokasi kejadian ini,” katanya.

Kesaksian Awal: Api dari Lantai Satu

Susatyo menyebut dugaan awal api berasal dari lantai satu. Asap kemudian merambat cepat ke lantai 2, 3, dan seterusnya. Kekurangan oksigen diduga menjadi penyebab utama banyak korban meninggal.

baca juga

“Banyak yang meninggal karena lemas kehabisan oksigen di atas,” ungkapnya.

Proses evakuasi ke lantai atas disebut sangat sulit karena tangga menuju rooftop sempit. Menurut Susatyo, rata-rata korban yang selamat adalah mereka yang naik ke atas lalu menyeberang ke gedung sebelah.

Namun banyak korban diduga tidak kuat mencapai rooftop karena sudah lemas sebelum berhasil menyelamatkan diri.

“Korban rata-rata ditemukan di lantai 3, 4, dan 5. Termasuk lantai 6,” pungkas Susatyo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baterai Drone Diduga Pemicu Kebakaran Maut di Jakpus, 22 Karyawan Tewas Terjebak Asap Pekat

Baterai Drone Diduga Pemicu Kebakaran Maut di Jakpus, 22 Karyawan Tewas Terjebak Asap Pekat

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:40 WIB

Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Putih: Data Korban Beredar di Medsos

Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Putih: Data Korban Beredar di Medsos

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:09 WIB

Detik-detik Mencekam Karyawan Terjebak Kebakaran Kantor di Kemayoran Berjuang Selamat

Detik-detik Mencekam Karyawan Terjebak Kebakaran Kantor di Kemayoran Berjuang Selamat

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:29 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×