7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal

Bangun Santoso

Jum'at, 12 Desember 2025 | 12:39 WIB
7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar kios pedagang usai dibakar massa saat kericuhan di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (11/12/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]
baca 10 detik
  • Kerusuhan brutal terjadi di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis malam dipicu upaya penagihan utang sepeda motor.
  • Dua orang penagih utang (mata elang) tewas akibat pengeroyokan oleh massa yang diperkirakan berjumlah 80 hingga 100 orang.
  • Amukan massa mengakibatkan kerusakan signifikan, termasuk pembakaran sembilan kios dan delapan kendaraan dengan kerugian jutaan rupiah.

Suara.com - Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, yang biasanya ramai mendadak berubah menjadi zona mencekam pada Kamis (11/12) malam. Amukan massa yang brutal tidak hanya merusak, tetapi juga merenggut nyawa. Dipicu masalah yang dianggap sepele, kerusuhan ini meninggalkan jejak kehancuran dan duka mendalam.

Berikut adalah deretan fakta mencekam di balik kerusuhan brutal di Kalibata yang berhasil dirangkum.

1. Berawal dari Masalah Utang Sepeda Motor

Akar dari amukan massa ini ternyata adalah masalah utang piutang sepeda motor. Dua orang pria yang berprofesi sebagai penagih utang atau mata elang (matel) mencoba menagih seorang pemilik kendaraan yang kreditnya bermasalah.

"Kami dari sore sampai malam hari ini menangani perkara berawal dari adanya, istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Menurutnya, pemilik kendaraan belum menerima pembayaran sepeserpun.

2. Dua Nyawa Melayang Dikeroyok Massa

Upaya penagihan tersebut berakhir tragis. Dua orang penagih utang, yang diidentifikasi berinisial MET dan NAT, menjadi korban pengeroyokan brutal. Satu korban tewas seketika di lokasi kejadian, sementara satu lainnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

"Kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," ujar Nicolas.

baca juga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto juga mengonfirmasi. "Benar bahwa korban yang kedua meninggal dunia semalam di RS Bhudi Asih," katanya.

3. Amukan 100 Orang, Aparat Sempat Kalah Jumlah

Kerusuhan ini melibatkan massa dalam jumlah besar. Kapolres Metro Jakarta Selatan memperkirakan ada sekitar 80 hingga 100 orang yang datang berkelompok dan melakukan pengeroyokan serta perusakan. Besarnya jumlah massa membuat aparat yang berjaga di awal sempat kewalahan.

"Kami sudah mengantisipasi itu, namun kekuatan pada saat itu tidak sebanding karena tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini," ungkap Nicolas.

4. Sembilan Kios dan Delapan Kendaraan Ludes Dibakar

Massa yang kalap tidak hanya mengeroyok korban, tetapi juga melampiaskan amarah dengan membakar apa saja yang ada di lokasi. Api berkobar hebat, melahap kios-kios pedagang hingga kendaraan yang terparkir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi 2 Mata Elang Tewas Diamuk Massa di Kalibata, Kios dan Kendaraan Dibakar

Kronologi 2 Mata Elang Tewas Diamuk Massa di Kalibata, Kios dan Kendaraan Dibakar

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:21 WIB

Dua Mata Elang Tewas Dikeroyok di Kalibata, Kericuhan Berlanjut ke Pembakaran Kios dan Kendaraan

Dua Mata Elang Tewas Dikeroyok di Kalibata, Kericuhan Berlanjut ke Pembakaran Kios dan Kendaraan

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:58 WIB

Malam Mencekam di Kalibata: Mobil dan Kios Dibakar Massa Usai Pengeroyokan Mata Elang

Malam Mencekam di Kalibata: Mobil dan Kios Dibakar Massa Usai Pengeroyokan Mata Elang

Foto | Jum'at, 12 Desember 2025 | 06:30 WIB

Serangan Kilat di Kalibata: Matel Diseret dan Dikeroyok, Pelaku Menghilang dalam Sekejap!

Serangan Kilat di Kalibata: Matel Diseret dan Dikeroyok, Pelaku Menghilang dalam Sekejap!

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 20:24 WIB

Adu Nyali di Kalibata: Mata Elang Tewas Dihajar Kelompok Bermobil Saat Beraksi, Satu Kritis

Adu Nyali di Kalibata: Mata Elang Tewas Dihajar Kelompok Bermobil Saat Beraksi, Satu Kritis

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:10 WIB

Kronologi Brutal Legislator DPRD Bekasi Diduga Keroyok Warga di Kafe hingga Retina Korban Rusak

Kronologi Brutal Legislator DPRD Bekasi Diduga Keroyok Warga di Kafe hingga Retina Korban Rusak

News | Kamis, 27 November 2025 | 21:15 WIB

Kalibata Terendam Setengah Meter, Warga Terjebak, Anak Sekolah Terpaksa 'Nyeker' Terjang Banjir

Kalibata Terendam Setengah Meter, Warga Terjebak, Anak Sekolah Terpaksa 'Nyeker' Terjang Banjir

News | Selasa, 18 November 2025 | 14:40 WIB

Terkini

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

×