BGN Optimis, Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 13 Desember 2025 | 07:09 WIB
BGN Optimis, Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen
Ilustrasi petugas menyiapkan Makanan Bergizi Gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Program MBG diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi nasional hingga tujuh atau delapan persen.
  • Strategi MBG adalah menggerakkan ekonomi dari bawah, seperti yang ditekankan Nanik Sudaryati Deyang.
  • Presiden Prabowo menginstruksikan kemitraan SPPG diprioritaskan pada yayasan sosial, agama, dan pendidikan.

Suara.com - Pemerintah optimis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat yang masif di seluruh pelosok tanah air.

Tak tanggung-tanggung, jika program ini terlaksana menyeluruh, pertumbuhan ekonomi nasional diyakini mampu menembus angka 7 hingga 8 persen.

Kuncinya ada pada perubahan strategi: ekonomi kini didorong tumbuh dari bawah, bukan lagi menunggu aliran dari atas.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. Ia menyebut pendekatan Presiden Prabowo Subianto dalam program ini adalah sebuah terobosan besar.

“Kalau dulu dari atas agak repot menetesnya ke bawah. Nggak netes-netes, Pak. Sekarang sama Pak Prabowo digrojog ke bawah,” ujar Nanik saat memberikan arahan dalam Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (12/12/2025).

"Dengan digrojog ini diharapkan bisa tumbuh lebih cepat ke atas. Ini ekonomi yang luar biasa, penemuan yang luar biasa, dan kita harus mendukung," katanya menambahkan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, saat memberikan arahan dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (12/12/2025). (Foto dok. BGN)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, saat memberikan arahan dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (12/12/2025). (Foto dok. BGN)

Sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG, Nanik menekankan agar para mitra tidak semata-mata berorientasi pada bisnis.

Ia pun membuka cerita di balik layar mengenai alasan pelibatan yayasan, bukan perusahaan korporasi.

Nanik menuturkan, sejak merancang program ini pada Oktober tahun lalu, Presiden Prabowo sudah mewanti-wanti agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak dikelola oleh PT maupun CV.

“Saya kasihan lihat yayasan sosial, keagamaan, pendidikan, nggak punya uang. Tolong dapur-dapur itu dimitrakan dengan mereka,” kata Nanik mengutip instruksi tegas Presiden Prabowo kala itu.

Sempat muncul keraguan dalam rapat pembahasan bahwa yayasan mungkin tidak memiliki modal yang cukup. Namun, Presiden tetap pada pendiriannya.

Solusinya, yayasan disarankan mendapat akses pinjaman perbankan. Tujuannya jelas: agar yayasan pendidikan, keagamaan, dan sosial memiliki sumber pendapatan mandiri.

“Kalau ada untung seperak dua perak untuk membiayai pendidikan, untuk membiayai aktifitas sosial,” lanjut Nanik menirukan ucapan Presiden.

Dalam perjalanannya, Nanik mengakui muncul fenomena "yayasan dadakan" yang baru berdiri dan tidak memiliki latar belakang pendidikan, agama, maupun sosial, namun ingin menjadi mitra SPPG.

Menyikapi hal ini, Nanik memberikan peringatan keras. Ia meminta yayasan-yayasan baru tersebut tidak "aji mumpung" atau keterlaluan dalam mencari keuntungan. Pasalnya, marwah program ini adalah memberdayakan yayasan yang benar-benar bergerak di bidang sosial, agama, dan pendidikan.

Menutup arahannya, Nanik mengimbau para mitra dan pemilik yayasan pengelola SPPG untuk memiliki kepekaan sosial. Mereka diminta peduli dan membantu sekolah-sekolah yang siswanya menjadi penerima manfaat MBG.

Gotong royong dan kepedulian terhadap kekurangan sekolah inilah yang menjadi niat mulia Presiden Prabowo dalam menggulirkan program Makan Bergizi Gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Minta SPPG Tidak Lagi Menggunakan Makanan Buatan Pabrik Pada Program MBG

BGN Minta SPPG Tidak Lagi Menggunakan Makanan Buatan Pabrik Pada Program MBG

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:53 WIB

Tak Hanya Ciptakan Lapangan Kerja, Waka BGN Sebut Program MBG Jalan Tol Pengentasan Kemiskinan

Tak Hanya Ciptakan Lapangan Kerja, Waka BGN Sebut Program MBG Jalan Tol Pengentasan Kemiskinan

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:35 WIB

Pramono Anung Bahas Peluang Siswa SDN Kalibaru 01 Cilincing Kembali Sekolah Normal Pekan Depan

Pramono Anung Bahas Peluang Siswa SDN Kalibaru 01 Cilincing Kembali Sekolah Normal Pekan Depan

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 21:06 WIB

Usai Mobil MBG Tabrak Puluhan Anak SD di Cilincing, Apa yang Harus Dibenahi?

Usai Mobil MBG Tabrak Puluhan Anak SD di Cilincing, Apa yang Harus Dibenahi?

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:54 WIB

Terkini

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:20 WIB