Rencana Sawit di Papua Dikritik, Prabowo Dinilai Siapkan Bencana Ekologis Baru

Erick Tanjung

Rabu, 17 Desember 2025 | 17:10 WIB
Rencana Sawit di Papua Dikritik, Prabowo Dinilai Siapkan Bencana Ekologis Baru
Lahan masyarakat adat di Merauke yang diubah menjadi proyek strategis nasional (PSN) pangan. [Dok. Greenpeace]
  • Aktivis kritik rencana Presiden Prabowo tanam kelapa sawit di tanah Papua.
  • Kebijakan ini dinilai akan ciptakan bencana ekologis baru dan abaikan hak adat.
  • Mereka desak Prabowo batalkan proyek dan tetapkan status Bencana Nasional untuk Sumatra.

Suara.com - Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menanam kelapa sawit di Papua demi swasembada energi menuai kritik keras dari kalangan aktivis lingkungan. Mereka menilai kebijakan ini mengabaikan pelajaran dari bencana ekologis di Sumatra dan berpotensi menciptakan kerusakan serupa di Tanah Papua.

Pernyataan kontroversial ini disampaikan Presiden dalam pengarahan kepada para kepala daerah se-Papua pada 16 Desember 2025.

"Daerah Papua harus ditanam kelapa sawit untuk BBM, tebu dan singkong untuk etanol," tegas Prabowo saat itu.

Namun, para aktivis mengingatkan bahwa deforestasi masif akibat perkebunan sawit telah menjadi penyebab utama bencana di Sumatra, yang hingga kini telah menewaskan 1.030 orang dan menimbulkan kerugian ekonomi triliunan rupiah.

Pendekatan Kolonial dan Pengabaian Hak Adat

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Asep Komarudin, menyebut rencana ini sebagai ambisi yang akan mengorbankan jutaan hektar hutan alam Papua.

"Prabowo juga mengabaikan keberadaan Masyarakat Adat sebagai pemegang kedaulatan Tanah Papua," tegas Asep dalam siaran pers, Rabu (17/12/2025).

Pernyataan "Papua harus ditanami" dinilai mencerminkan pendekatan top-down yang menafikan hak masyarakat adat dan memposisikan Papua hanya sebagai objek kebijakan nasional.

"Ini mengandung logika kolonial, seolah-olah Papua adalah ruang kosong yang menunggu diisi proyek negara," kritiknya.

Proyek Eksisting Sudah Timbulkan Masalah

Yayasan Pusaka Bentala Rakyat mengidentifikasi sudah ada 94 perusahaan sawit di Papua dengan total luas konsesi 1,3 juta hektar. Di Merauke, proyek swasembada pangan yang berjalan hampir dua tahun telah menghilangkan lebih dari 22.680 hektar hutan alam dan memicu konflik sosial serta bencana banjir.

Staf Advokasi Yayasan Pusaka, Tigor Hutapea, menyoroti bagaimana proses persetujuan proyek kerap mengabaikan prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) dan hanya bersifat formalitas.

"Masyarakat adat Papua diposisikan sebagai penghalang, bukan pemilik sah tanah dan hutan," tegas Tigor.

Solusi Palsu Krisis Iklim

Greenpeace juga menyebut klaim bahwa bioenergi berbasis sawit adalah solusi krisis iklim sebagai sebuah "ilusi kebijakan". Riset mereka menunjukkan bahwa ekspansi sawit justru merupakan penyebab utama deforestasi dan peningkatan emisi karbon.

"Jika seluruh emisi dari perubahan tata guna lahan diperhitungkan, bioenergi berbasis sawit justru memperparah krisis iklim," jelas Asep Komarudin.

Menyikapi hal ini, koalisi masyarakat sipil menuntut Presiden Prabowo untuk meralat pernyataannya, menghentikan proyek industri ekstraktif yang merusak hutan Papua, dan segera menetapkan status Bencana Nasional untuk Sumatra agar penanganan korban dapat berjalan maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Mau Tanam Sawit di Papua, Anggota Komisi IV DPR Ingatkan Pengalaman Pahit di Berbagai Daerah

Prabowo Mau Tanam Sawit di Papua, Anggota Komisi IV DPR Ingatkan Pengalaman Pahit di Berbagai Daerah

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:13 WIB

WALHI Kritik Rencana Prabowo Tanam Sawit dan Tebu di Papua: Tak Punya Hati dan Empati!

WALHI Kritik Rencana Prabowo Tanam Sawit dan Tebu di Papua: Tak Punya Hati dan Empati!

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:59 WIB

Prabowo Ingin Papua Ditanami Sawit, Demi Hemat Impor BBM Rp 520 Triliun?

Prabowo Ingin Papua Ditanami Sawit, Demi Hemat Impor BBM Rp 520 Triliun?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:18 WIB

Terkini

Bukti Transfer Diserahkan ke KPK, Aliran Dana Kasus Blueray Cargo Diklaim Tak Bisa Disangkal

Bukti Transfer Diserahkan ke KPK, Aliran Dana Kasus Blueray Cargo Diklaim Tak Bisa Disangkal

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:54 WIB

Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antar Daerah Harus Tuntas Pekan Depan Demi Percepatan Pemulihan

Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antar Daerah Harus Tuntas Pekan Depan Demi Percepatan Pemulihan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:33 WIB

Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD

Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:30 WIB

Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!

Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:55 WIB

ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ

ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:41 WIB

Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret

Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK

Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:15 WIB

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:58 WIB