Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 17:48 WIB
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
Ilustrasi garis polisi. (Pixabay)
  • Bocah laki-laki E (9) tewas dengan luka tusuk di Cilegon, Banten, setelah panggilan telepon panik dari korban.
  • Peristiwa terjadi Selasa (16/12/2025) pukul 14.20 WIB, dan korban dinyatakan meninggal di RS Bethsaida Cilegon.
  • Polisi telah memeriksa delapan saksi dan melakukan olah TKP intensif untuk mengungkap pelaku dan motif kejahatan.

Suara.com - Sebuah panggilan telepon panik di tengah hari menjadi awal terungkapnya tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang bocah laki-laki berinisial E (9) di Kota Cilegon, Banten.

Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusuk senjata tajam di dalam rumahnya, memicu perburuan intensif oleh aparat kepolisian Cilegon untuk mengungkap pelaku di balik aksi keji ini.

Peristiwa yang mengguncang warga Cilegon ini kini ditangani serius oleh jajaran Satreskrim Polres Cilegon dan Polsek Cilegon Kota. Delapan orang saksi telah diperiksa maraton untuk menyusun kepingan puzzle dari peristiwa berdarah yang terjadi pada Selasa (16/12/2025) tersebut.

Berawal dari Panggilan Telepon Mencekam

Kronologi kejadian nahas ini bermula sekitar pukul 14.20 WIB. Ayah korban, HM, yang tengah bekerja di wilayah Ciwandan, dikejutkan oleh dering telepon dari anak keduanya.

Suara di seberang terdengar panik, berteriak meminta pertolongan dan mengisyaratkan adanya bahaya di rumah mereka.

Firasat buruk seketika menyelimuti HM. Tanpa pikir panjang, ia langsung bergegas pulang.

“Mendapat kabar tersebut, ayah korban segera meninggalkan tempat kerjanya di wilayah Ciwandan dan menuju rumah keluarga yang berada di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon,” jelas Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Cilegon Kota Kompol Firman Hamid, Selasa (16/12/25).

Setibanya di rumah, pemandangan paling mengerikan dalam hidupnya terpampang di depan mata. Saat pintu dibuka, HM mendapati putra kecilnya, E, sudah dalam posisi tengkurap bersimbah darah. Luka serius menganga di tubuhnya.

Dengan kepanikan yang memuncak, HM bersama seorang saksi langsung melarikan anaknya ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi, berharap nyawanya masih bisa diselamatkan. Namun, takdir berkata lain.

“Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam,” ungkap Firman Hamid.

Polisi Bergerak Cepat, 8 Saksi Diperiksa

Laporan dari pihak rumah sakit sekitar pukul 15.30 WIB membuat aparat Polsek Cilegon langsung bergerak. Tim yang dipimpin Panit Reskrim bersama Bhabinkamtibmas dan tim identifikasi Satreskrim Polres Cilegon segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal.

Garis polisi dibentangkan, setiap sudut rumah disisir untuk mencari petunjuk dan mengumpulkan barang bukti yang bisa mengarah kepada pelaku.

Kepala Satreskrim Polres Cilegon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yoga Tama, pada Rabu (17/12), menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara intensif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi

Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:33 WIB

Fakta Baru Kasus Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Temukan 19 Luka Benda Tajam

Fakta Baru Kasus Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Temukan 19 Luka Benda Tajam

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 12:49 WIB

Tak Ada Barang Hilang, Apa Motif di Balik Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon?

Tak Ada Barang Hilang, Apa Motif di Balik Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 12:32 WIB

Polda Banten Ikut Turun, Buru Fakta di Balik Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon

Polda Banten Ikut Turun, Buru Fakta di Balik Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:47 WIB

Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan dan Perampokan Sadis!

Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan dan Perampokan Sadis!

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:06 WIB

Rob Rainer dan Istri Meninggal, Anak Kandung Dituding Jadi Pelaku Pembunuhan

Rob Rainer dan Istri Meninggal, Anak Kandung Dituding Jadi Pelaku Pembunuhan

Your Say | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:15 WIB

Racun Sianida Akhiri Pertemanan, Mahasiswa di Jambi Divonis 17 Tahun Penjara

Racun Sianida Akhiri Pertemanan, Mahasiswa di Jambi Divonis 17 Tahun Penjara

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 20:21 WIB

Terkini

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB