Wujudkan Kampung Haji Indonesia, Danantara Akuisisi Hotel Dekat Ka'bah, Ikut Lelang Beli Lahan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 17 Desember 2025 | 19:03 WIB
Wujudkan Kampung Haji Indonesia, Danantara Akuisisi Hotel Dekat Ka'bah, Ikut Lelang Beli Lahan
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Danantara mengakuisisi hotel tiga tower di Makkah seharga $500 juta untuk membangun kampung Indonesia bagi jemaah haji.
  • Proyek ini mencakup pembangunan 13 tower dan pusat perbelanjaan dengan anggaran $700-800 juta mulai Q4 2026.
  • Pemerintah juga mengincar lahan 80 hektare dekat Masjidil Haram melalui proses *bidding* untuk pengembangan lebih lanjut.

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengakuisisi hotel di Makkah, Arab Saudi. Pembelian hotel tiga tower dilakukan sebagai upaya membangun kampung Indonesia untuk jemaah haji.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan progres pembangunan kampung haji kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Rosan menyampaikan nilai pembelian hotel berkisar 500 juta dolar AS dengan kapasitas tiga tower. Masing-masing tower memiliki 28 lantai dengan total 1.461 kamar.

"Itu bisa menyangkut membawa kapasitas jemaah haji 4.383 jemaah haji Indonesia," kata Rosan.

Rosan mengatakan hotel yang diakuisisi hanya berjarak 2,5 km dari Masjidil Haram.

"Dan saat sekarang sedang dibangun jembatan (terowongan) yang nanti akan menghubungkan dengan Masjidil Haram. Dan jembatan itu 2026 akan selesai dan nama jembatan itu adalah Jembatan Hujun, Al-Hujun. Nama jembatannya Al-Hujun. Tunnel," kata Rosan.

"Jadi ini dibangun. Ini bisa melalui lewat bagi maupun melalui perjalanan langsung. Jadi jaraknya 2,5 kilometer," sambungnya.

Tidak hanya mengakuisisi hotel, Danantara sekaligus membeli lahan di depan hotel tersebut dengan luas 4,4 hektare. Total luas hotel dan lahan yang diakuisisi sekitar 5 hektare.

Rencananya, akan dibangun 13 tower dan 1 pusat perbelanjaan atau mall di lahan tersebut pada kuartal 4 tahun 2026, yang diperuntukan untuk jemaah haji dan umrah dari Indonesia. Total anggaran untuk membangun 13 tower dan 1 mall berkisar 700 juta - 800 juta dolar AS.

baca juga

Sebanyak 6.025 kamar akan dibangun di 13 tower tersebut. Total jemaah haji yang dapat ditampung lebih dari 23 ribu jemaah.

"Memang jemaah haji kita ini kurang lebih 200.000. Tapi mungkin kebutuhan kamarnya 100.000 karena ada yang bisa masuk dari Makkah. Ada yang bisa masuk dari Madinah," kata Rosan.

Rosan memastikan hotel dan lahan yang sudah diakuisisi itu merupakan hak milik pemerintah Indonesia. Hanya saja dalam prosesnya saat ini, pembeliannya dilakukan secara bersyarat.

"Pembelian bersarat kenapa? Karena memang (aturan) baru akan sah pada bulan Januari sesuai dengan undang-undang yang baru diizinkan sehingga institusi asing boleh memiliki. Jadi ini adalah hak milik," kata dia.

"Tanah di Makkah dan Madinah jadi hak milik. Termasuk yang ini juga adalah hak milik. Jadi tanahnya bukan sewa tapi dimiliki oleh pemerintah Indonesia melalui Danantara," Rosan menambahkan.

Hotel-hotel tersebut akan dikelola oleh BUMN, semisal InJourney.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Lahan Pembangunan 1.000 Rumah untuk Korban Bencana

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Lahan Pembangunan 1.000 Rumah untuk Korban Bencana

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:34 WIB

Genjot PNBP, ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit di Kepri

Genjot PNBP, ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit di Kepri

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:44 WIB

Banjir Sumatera Luluh Lantahkan 70.000 Ha Sawah, Kapan Perbaikan Dimulai?

Banjir Sumatera Luluh Lantahkan 70.000 Ha Sawah, Kapan Perbaikan Dimulai?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 10:57 WIB

Jadi Buat Kampung Haji, Danantara Beli Hotel di Makkah

Jadi Buat Kampung Haji, Danantara Beli Hotel di Makkah

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 10:18 WIB

Terkini

Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian ATR/BPN

Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian ATR/BPN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:03 WIB

Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan

Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 14:01 WIB

4 Cara Mengatasi Bau Bangkai di Kulkas, Mudah dan Modal Terjangkau

4 Cara Mengatasi Bau Bangkai di Kulkas, Mudah dan Modal Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:00 WIB

Laura: Perjuangan, Keteguhan, dan Keberanian Melawan Hubungan Toksik

Laura: Perjuangan, Keteguhan, dan Keberanian Melawan Hubungan Toksik

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 14:00 WIB

Muncul Isu ASN Hilang di Sungai Cisadane Ternyata ke Istri Muda, Ini Respon Wlai Kota Bogor

Muncul Isu ASN Hilang di Sungai Cisadane Ternyata ke Istri Muda, Ini Respon Wlai Kota Bogor

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Bicara Soal Hukuman Mati Koruptor: Kalau Sudah Dieksekusi Tak Bisa Diralat

Prabowo Bicara Soal Hukuman Mati Koruptor: Kalau Sudah Dieksekusi Tak Bisa Diralat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:58 WIB

Menkeu Klaim Keluhan Pemda Mulai Diatasi, Anggaran TKD 2026 Ditambah Jadi Rp 715,34 T

Menkeu Klaim Keluhan Pemda Mulai Diatasi, Anggaran TKD 2026 Ditambah Jadi Rp 715,34 T

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:54 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas, Bisa Pakai Bahan yang Ada di Rumah

5 Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas, Bisa Pakai Bahan yang Ada di Rumah

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 13:51 WIB

Mendang-mending 2.0: Saat Gen Z Mulai Berani Bilang Tidak pada Racun Belanja

Mendang-mending 2.0: Saat Gen Z Mulai Berani Bilang Tidak pada Racun Belanja

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 13:50 WIB

Bantah Pemerasan, Febrie: Tanya Tim 9, Pernahkah Saya Ajari Perbuatan seperti Itu?

Bantah Pemerasan, Febrie: Tanya Tim 9, Pernahkah Saya Ajari Perbuatan seperti Itu?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:46 WIB

×