Pengamat: Sikap Terbuka Mendagri Tito Tunjukkan Kepedulian di Masa Bencana

Galih Prasetyo

Minggu, 21 Desember 2025 | 15:00 WIB
Pengamat: Sikap Terbuka Mendagri Tito Tunjukkan Kepedulian di Masa Bencana
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan tinjauan langsung ke lokasi kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). (Suara.com/Adiyoga Priyambodo)
baca 10 detik
  • Pengamat apresiasi sikap terbuka Mendagri Tito Karnavian menangani bencana Sumatera di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
  • Mendagri Tito mengakui keterbatasan penanganan dan meminta maaf, menunjukkan kepemimpinan responsif terhadap publik.
  • Pakar menyarankan perbaikan komunikasi publik penanganan bencana harus empatik, terstruktur, dan terkoordinasi baik.

Suara.com - Sikap terbuka Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam menangani bencana di sejumlah wilayah Sumatera mendapat apresiasi dari pengamat.

Pendekatan yang mengedepankan empati, keterbukaan, dan tanggung jawab dinilai mencerminkan kepedulian negara terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

Pandangan tersebut disampaikan Analis Komunikasi Politik Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, menanggapi Konferensi Pers Perkembangan Penanggulangan Bencana Sumatera yang digelar di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Menurut Surokim, pernyataan Mendagri Tito yang secara terbuka mengakui adanya keterbatasan dalam penanganan bencana, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, menunjukkan karakter kepemimpinan yang responsif dan peka terhadap kondisi psikologis publik.

“Dalam situasi kebencanaan, sikap terbuka dan jujur dari pemerintah justru penting untuk menghadirkan rasa kehadiran negara di tengah masyarakat. Hal ini dapat menenangkan publik sekaligus menjaga kepercayaan,” ujar Surokim saat dihubungi, Sabtu (20/12/2025).

Ia menilai, di tengah tekanan dan kecemasan masyarakat akibat bencana, komunikasi pemerintah tidak cukup hanya berisi data teknis dan langkah operasional.

Lebih dari itu, publik membutuhkan pesan yang menumbuhkan empati dan rasa dipahami oleh negara.

Terkait polemik bantuan dari Malaysia, Surokim juga menilai klarifikasi yang disampaikan Mendagri Tito sebagai bentuk empati dan penghormatan terhadap solidaritas antarnegara.

Dalam penjelasannya, Tito menegaskan tidak memiliki niat sedikit pun untuk mengecilkan bantuan dari Malaysia dan tetap menghargai perhatian serta dukungan yang diberikan kepada para korban bencana di Indonesia.

baca juga

Mendagri Tito juga menyampaikan bahwa sejak awal pemerintah Indonesia telah mengerahkan berbagai sumber daya nasional untuk menangani bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Namun, menurutnya, perhatian publik kerap lebih tertuju pada isu bantuan internasional dibandingkan dengan upaya besar yang telah dilakukan di dalam negeri.

Surokim menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan komunikasi publik yang lebih terarah.

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga ketenangan dan kejelasan arah dari pemerintah. Di sinilah komunikasi yang empatik dan terkoordinasi menjadi kunci,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. Ia menilai pengelolaan komunikasi publik dalam penanganan bencana perlu terus diperbaiki agar lebih terintegrasi dan responsif terhadap kondisi kebatinan masyarakat.

Menurut Emrus, situasi kebencanaan menuntut komunikasi pemerintah yang solid, satu suara, dan berbasis empati.

Jika tidak dikelola dengan baik, informasi yang disampaikan berpotensi menimbulkan kebingungan, bahkan memicu polemik di ruang publik.

“Komunikasi kebencanaan harus dikelola secara terstruktur. Pemerintah sebenarnya memiliki Badan Komunikasi serta Kementerian Komunikasi dan Digital yang dapat dioptimalkan untuk mendukung penyampaian informasi yang akurat dan menenangkan,” kata Emrus.

Ia juga menyoroti pentingnya pembagian peran dalam penyampaian informasi, khususnya terkait bantuan internasional.

Menurut Emrus, informasi semacam itu sebaiknya disampaikan oleh kementerian yang memiliki kewenangan di bidang hubungan luar negeri agar tidak menimbulkan salah tafsir di tengah masyarakat.

“Pembagian peran dan tugas komunikasi perlu ditegaskan agar setiap kementerian bekerja sesuai fungsi dan kewenangannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Emrus menilai pemerintah dapat mempertimbangkan penunjukan juru bicara khusus penanganan bencana.

Keberadaan juru bicara dinilai penting untuk memastikan alur informasi berjalan efektif, terkoordinasi, dan mendukung upaya penanganan bencana secara menyeluruh.

“Juru bicara nantinya akan menjelaskan perkembangan penanganan bencana kepada publik secara rutin, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, konsisten, dan dapat dipercaya,” pungkas Emrus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Salurkan Santunan Rp15 Juta bagi Ahli Waris Korban Bencana di Sibolga

Mensos Salurkan Santunan Rp15 Juta bagi Ahli Waris Korban Bencana di Sibolga

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 15:32 WIB

Anjing Pelacak K-9 Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor di Sibolga-Padangsidimpuan

Anjing Pelacak K-9 Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor di Sibolga-Padangsidimpuan

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 14:58 WIB

Dengarkan Keluhan Warga Soal Air Bersih di Wilayah Longsor, Bobby Nasution Akan Bangunkan Sumur Bor

Dengarkan Keluhan Warga Soal Air Bersih di Wilayah Longsor, Bobby Nasution Akan Bangunkan Sumur Bor

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 11:59 WIB

Risma Apresiasi Sopir Ambulans dan Relawan Bencana: Bekerja Tanpa Libur, Tanpa Pamrih

Risma Apresiasi Sopir Ambulans dan Relawan Bencana: Bekerja Tanpa Libur, Tanpa Pamrih

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB