Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:24 WIB
Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra
Sejumlah pengungsi bencana banjir bandang dan longsor duduk di area pengungsian di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka,Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (8/12/2025). [Antara/Muhammad Adimaja/nz]
baca 10 detik
  • Tim UGM temukan kasus penyakit kulit dan diare dominasi korban bencana.
  • Penyakit ini dipicu oleh buruknya kualitas air bersih dan sanitasi lingkungan.
  • UGM sediakan layanan medis dan siapkan alat penjernih air bertenaga surya.

Suara.com - Kelompok kerja Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut kasus penyakit kulit dan diare paling banyak ditemukan di sejumlah lokasi bencana hidrometeorologis di Sumatra. Kondisi tersebut dipicu oleh persoalan sanitasi lingkungan dan kualitas air bersih yang belum memadai pascabencana.

Adapun UGM telah membentuk tujuh working group atau kelompk kerja lintas disiplin untuk memperkuat layanan dalam penanggulangan bencana yang terstruktur melalui pembentukan tujuh kelompok kerja lintas disiplin.

Kelompok Kerja 6 yang juga merupakan Academic Health System (AHS) dan berfokus pada sektor kesehatan itu telah mengirimkan tim sejak akhir November lalu. 

Tim tersebut bertugas mengaktifkan kembali layanan rumah sakit yang sempat kolaps serta mendukung operasional puskesmas di daerah terdampak.

"Kalau saat ini, penyakit yang terbanyak adalah penyakit kulit dan diare. Ini yang saat ini banyak," kata Ketua Tim Kelompok Kerja 6 UGM, Sudadi, Jumat (26/12/2025).

Ia menjelaskan, pada fase awal bencana, mayoritas pasien datang dengan luka-luka akibat dampak langsung kejadian. Namun, seiring waktu, pola penyakit bergeser ke gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.

"Kalau pada awal luka-luka, kita lakukan pembersihan luka sudah sudah selesai. Tetapi saat ini karena kualitas airnya mungkin kurang baik dan lingkungannya enggak begitu baik, penyakit kulit agak banyak di sana," ujarnya.

Selain layanan medis, tim UGM menyiapkan dukungan infrastruktur air bersih sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit. 

Tak hanya sumur bor, tim turut menyiapkan alat penjernih air berskala besar yang akan ditempatkan di fasilitas umum. Sistem tersebut dilengkapi tenaga surya sehingga air hasil penjernihan dapat langsung dikonsumsi oleh masyarakat.

baca juga

Nantinya air sumur akan bisa langsung dijernihkan untuk kelola lagi guna kebutuhan sehari-hari. 

"Dan untuk penjernih ini skalanya cukup besar. Kita akan tempatkan di fasilitas-fasilitas umum dan ini termasuk dengan tenaga surya untuk siap minum airnya tersebut," ucapnya.

Dalam jangka panjang, UGM menargetkan pembinaan fasilitas kesehatan agar mampu beroperasi secara berkelanjutan. Upaya ini mencakup peningkatan kapasitas rumah sakit pratama menjadi rumah sakit tipe D dengan dukungan tenaga dokter spesialis.

Untuk menjaga kontinuitas layanan, tim medis UGM diterjunkan secara bergiliran setiap satu minggu. Terdapat tiga tim yang bertugas, mulai dari tim di rumah sakit, tim yang berkoordinasi dengan pusat krisis, hingga tim yang melakukan kunjungan ke puskesmas-puskesmas terdampak.

"Setiap pekan itu sekitar 11-15 orang anggota tim yang diberangkatkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pratikno: Januari 2026, Siswa Terdampak Bencana Sumatra Dipastikan Kembali Sekolah

Pratikno: Januari 2026, Siswa Terdampak Bencana Sumatra Dipastikan Kembali Sekolah

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:51 WIB

Pemerintah Cabut Izin Jutaan Hektare Sawit dan Segel 5 Perusahaan Tambang

Pemerintah Cabut Izin Jutaan Hektare Sawit dan Segel 5 Perusahaan Tambang

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:42 WIB

Prabowo: Pemerintah Tak Libur, Fokus Pulihkan Aceh dan Sumatra

Prabowo: Pemerintah Tak Libur, Fokus Pulihkan Aceh dan Sumatra

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 20:40 WIB

Terkini

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×