Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut

Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2026 | 21:15 WIB
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026). [Antara/HO-YouTube Sekretariat Presiden]
  • Presiden Prabowo setujui pembentukan Satgas Kuala untuk keruk sungai dangkal.
  • Satgas juga akan olah air berlumpur menjadi air bersih siap minum.
  • Presiden tegaskan anggaran tidak masalah dan operasi akan dimulai dua pekan lagi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyetujui usulan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk membentuk Satuan Tugas atau Satgas Kuala. Satgas ini akan fokus pada pengerukan sungai-sungai dangkal di daerah bencana dan mengolah air berlumpur menjadi air bersih.

Persetujuan ini diberikan dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis (1/1/2026), setelah Menhan memaparkan strateginya kepada Presiden.

Strategi Pengerukan Sungai dari Laut

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan, pengerukan (dredging) akan dilakukan mulai dari muara sungai di laut. Tujuannya adalah untuk memperdalam alur sungai yang dangkal akibat endapan lumpur, sekaligus mempermudah mobilisasi alat berat ke titik-titik yang sulit dijangkau melalui darat.

"Sungai Tamiang, sebagai contoh, bisa kita keruk dari laut. Ini upaya besar yang harus kita kerjakan, tidak hanya di Tamiang, tapi juga di Bireuen dan Sibolga," kata Sjafrie kepada Presiden.

Prabowo menyambut baik usulan tersebut dan menyebut beberapa gubernur juga telah menyampaikan aspirasi serupa.

"Kuala-kuala itu kita akan normalisasi. Saya kira silakan Menteri Pertahanan dan TNI berkoordinasi dengan para gubernur," ujar Prabowo.

Ia juga meminta agar operasi ini melibatkan para ahli dari BUMN Karya, Kementerian PUPR, hingga fakultas teknik jika diperlukan.

Anggaran Tak Jadi Masalah

Dalam rapat tersebut, Mendagri Tito Karnavian mengusulkan pemanfaatan alat-alat pengerukan yang biasa digunakan oleh penambang di Bangka Belitung karena daya sedotnya yang kuat. Prabowo pun setuju dan menegaskan bahwa anggaran tidak akan menjadi kendala.

"Sudahlah! Kita bikin operasi besar saja. Tadinya diajukan Rp51 triliun, saya komit Rp60 triliun. Berapa pun yang kita butuhkan, tidak ada masalah," tegasnya.

Setelah mendapat persetujuan, Menhan Sjafrie melaporkan bahwa Satgas Kuala telah resmi dibentuk hari ini. Satgas akan memiliki dua tugas utama: pengerukan sungai dan pengolahan air bersih menggunakan sistem water treatment yang dipasang di kapal.

"Satgas Kuala akan mulai bekerja dalam waktu dua pekan ke depan dengan sasaran pertama di Kuala Simpang, Aceh Tamiang," pungkas Sjafrie. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:01 WIB

Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih

Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 16:15 WIB

Mualem Minta Daging ke Tito dan Purbaya untuk Warga Aceh: Impor Boleh Pak

Mualem Minta Daging ke Tito dan Purbaya untuk Warga Aceh: Impor Boleh Pak

Video | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:00 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB