Tolak Pilkada via DPRD, Benny K Harman: Jangan Ambil Hak Rakyat Cuma karena Alasan Anggaran

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 05 Januari 2026 | 18:27 WIB
Tolak Pilkada via DPRD, Benny K Harman: Jangan Ambil Hak Rakyat Cuma karena Alasan Anggaran
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, yang juga politisi Partai Demokrat, Benny K Harman. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Anggota Baleg DPR RI, Benny K Harman, menolak keras wacana pengembalian Pilkada ke tangan DPRD karena dianggap kemunduran demokrasi.
  • Benny berpendapat solusi utama perbaikan demokrasi adalah memperkuat UU Pilkada dengan norma dan sanksi tegas, bukan membatasi hak pilih rakyat.
  • Ia menekankan negara harus membiayai Pilkada, sebab anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mencabut hak rakyat memilih pemimpin secara langsung.

Suara.com - Wacana untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendapat penolakan keras dari Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Benny K Harman.

Politisi senior Partai Demokrat ini menilai Pilkada lewat DPRD adalah sebuah kemunduran dan sama sekali bukan jawaban atas carut-marut demokrasi yang terjadi saat ini.

Menurutnya, mengembalikan Pilkada ke parlemen daerah justru akan melanggengkan masalah-masalah kronis yang selama ini menjadi biang keladi, seperti tingginya biaya politik, suburnya praktik politik uang, hingga lemahnya netralitas aparatur negara. Ia memandang wacana ini sebagai solusi semu yang tidak menyentuh akar persoalan.

“Menurut saya, kembali ke Pilkada oleh DPRD itu bukan solusi,” kata Benny kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Benny K Harman berpendapat, masalah utama dalam penyelenggaraan Pilkada selama ini bukanlah terletak pada sistem pemilihan langsung oleh rakyat. Sebaliknya, ia menunjuk lemahnya regulasi yang ada sebagai penyebab utama berbagai kecurangan dan masalah yang muncul.

Oleh karena itu, solusi yang seharusnya didorong adalah perbaikan total terhadap Undang-Undang Pilkada, bukan malah memangkas hak pilih rakyat.

“Buat UU Pilkada yang lebih baik. Norma harus jelas dan tegas, dengan sanksi tegas bagi pelanggar,” ujarnya, menekankan perlunya payung hukum yang kuat dan memaksa.

Menjawab argumen klasik bahwa Pilkada langsung memakan ongkos politik yang sangat besar, Benny memberikan kritik tajam.

Ia menegaskan bahwa sudah seharusnya negara hadir dan mengambil peran dominan dalam membiayai pesta demokrasi.

baca juga

Menurutnya, alasan keterbatasan anggaran tidak bisa dijadikan pembenaran untuk merampas hak konstitusional rakyat dalam memilih pemimpinnya secara langsung.

Baginya, esensi demokrasi adalah untuk melahirkan pemimpin berkualitas yang dapat menyejahterakan rakyat, dan untuk mencapai tujuan mulia itu, negara tidak boleh pelit dalam mengalokasikan anggaran.

“Jika tujuan demokrasi adalah kesejahteraan rakyat dan lahirnya pemimpin berkualitas, anggaran tidak boleh jadi alasan untuk mundur dari pemilihan langsung,” katanya.

Di tengah diskursus politik yang terkadang membuat publik pesimis, Benny K Harman juga menitipkan pesan penting kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak kehilangan harapan dan terus melihat politik sebagai instrumen perjuangan yang sahih demi mewujudkan kepentingan rakyat banyak.

“Jangan pernah putus asa berjuang untuk rakyat. Politik itu harus riang gembira,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat

KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:56 WIB

KPK soal Kepala Daerah Dipilih DPRD: Tekan Biaya Politik, Cegah Korupsi

KPK soal Kepala Daerah Dipilih DPRD: Tekan Biaya Politik, Cegah Korupsi

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:34 WIB

Elit PDIP soal Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Rakyat Akan Marah, Hak-haknya Diambil

Elit PDIP soal Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Rakyat Akan Marah, Hak-haknya Diambil

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 18:24 WIB

Gerindra Soal Pilkada Lewat DPRD: Opsi Rasional Tekan Biaya Politik Tinggi

Gerindra Soal Pilkada Lewat DPRD: Opsi Rasional Tekan Biaya Politik Tinggi

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 14:24 WIB

Fahri Hamzah Sebut Pilkada Melalui DPRD Masih Dibahas di Koalisi

Fahri Hamzah Sebut Pilkada Melalui DPRD Masih Dibahas di Koalisi

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 22:05 WIB

Dilema PDIP dan Demokrat: Antara Tolak Pilkada Lewat DPRD atau Tergilas Blok Besar

Dilema PDIP dan Demokrat: Antara Tolak Pilkada Lewat DPRD atau Tergilas Blok Besar

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:04 WIB

Fraksi Partai Nasdem Dukung Pilkada Lewat DPRD: Sesuai Konstitusi dan Pancasila

Fraksi Partai Nasdem Dukung Pilkada Lewat DPRD: Sesuai Konstitusi dan Pancasila

News | Senin, 29 Desember 2025 | 23:40 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×