Serang Setop Kiriman Ratusan Ton Sampah dari Tangsel, Ada Apa?

Bangun Santoso

Selasa, 06 Januari 2026 | 20:28 WIB
Serang Setop Kiriman Ratusan Ton Sampah dari Tangsel, Ada Apa?
Ilustrasi antrean truk sampah ke TPA. (Ayobandung.com)
baca 10 detik
  • DLH Kota Serang menghentikan sementara pengiriman sampah dari Kota Tangsel ke TPSA Cilowong sejak Selasa (5/1/2026).
  • Penghentian ini merupakan respons atas keresahan warga terdampak negatif dari tetesan air lindi truk sampah.
  • Evaluasi fokus pada kesiapan teknis TPSA dan penerimaan sosial warga sekitar sebelum kebijakan dilanjutkan.

Suara.com - Kebijakan pengelolaan sampah antara dua kota besar di Banten menemui jalan buntu. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang secara resmi menghentikan sementara seluruh pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang selama ini dibuang ke Tempat Pemrosesan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, terhitung sejak Selasa (5/1/2026) sore.

Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas desakan dan masukan dari masyarakat yang resah akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Keputusan ini memaksa ratusan ton sampah harian dari Tangsel kini berstatus tak menentu, menunggu hasil evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh pihak Kota Serang.

Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, mengonfirmasi bahwa penghentian ini bersifat sementara namun krusial untuk menentukan nasib kerja sama pengelolaan sampah ke depan.

"Maka untuk sore ini disetop dulu. Penyetopan ini dilakukan sembari menunggu hasil evaluasi yang akan disampaikan kepada Wali Kota Serang untuk menentukan arah kebijakan selanjutnya," kata Farach Richi di Serang, Selasa (6/1/2026).

Menurut Farach, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan resmi kepada DLH Kota Tangsel terkait penghentian ini. Fokus utama evaluasi adalah dua hal mendasar, yakni kesiapan teknis TPSA Cilowong dalam menampung volume sampah masif dari luar daerah dan, yang terpenting, tingkat penerimaan sosial dari warga sekitar yang selama ini terdampak langsung.

Pemicu utama dari evaluasi ini adalah keluhan warga yang tak kunjung usai, terutama soal dampak negatif dari proses pengangkutan sampah. Tetesan air lindi yang berbau menyengat dari truk-truk pengangkut sampah menjadi biang kerok utama protes.

Menanggapi hal tersebut, Farach menegaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah berupaya melakukan mitigasi.

Salah satu langkahnya adalah dengan mendirikan pos pemeriksaan atau check point di dua lokasi strategis, yakni di Kilometer 68 dan di daerah Cakung, untuk menyaring armada yang tidak layak jalan.

baca juga

"Cek poin itu kami lakukan untuk memastikan kondisi mobil tidak meneteskan air lindi. Kalau berceceran, maka armada tersebut kami perintahkan putar balik," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Ia juga mengklaim bahwa penanganan tahun ini menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Volume tetesan air lindi diklaim telah jauh berkurang, dan sistem pengelolaan di TPSA Cilowong sendiri mulai ditingkatkan dari open dumping menjadi controlled landfill.

Meski begitu, masukan dari masyarakat dianggap sebagai pendorong untuk perbaikan yang lebih fundamental. Farach melihat kritik warga sebagai momentum untuk melakukan penataan yang lebih serius, termasuk rencana peremajaan armada truk sampah secara bertahap.

"Kami bersyukur masyarakat memberikan masukan. Hal itu menjadi pacuan kami untuk melakukan penataan, termasuk peremajaan armada secara bertahap dan persiapan menuju PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik)," kata Farach.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunungan Sampah di Ciputat Muncul Lagi, Bikin Macet Parah, Bau Busuk Menyerang

Gunungan Sampah di Ciputat Muncul Lagi, Bikin Macet Parah, Bau Busuk Menyerang

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 18:46 WIB

Dituduh Dalangi Teror, Firdaus Oiwobo Polisikan DJ Donny terkait Pencemaran Nama Baik

Dituduh Dalangi Teror, Firdaus Oiwobo Polisikan DJ Donny terkait Pencemaran Nama Baik

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 19:01 WIB

Kerja Sama dengan Pemkot Serang Bisa Jadi Solusi Sementara Pengelolaan Sampah di Tangsel

Kerja Sama dengan Pemkot Serang Bisa Jadi Solusi Sementara Pengelolaan Sampah di Tangsel

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 08:00 WIB

CERPEN: Elvis Presley di Bak Sampah

CERPEN: Elvis Presley di Bak Sampah

Your Say | Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:00 WIB

Satu Dekade Sisumaker Tangsel: Pionir Digitalisasi Birokrasi yang Kini Direplikasi Nasional

Satu Dekade Sisumaker Tangsel: Pionir Digitalisasi Birokrasi yang Kini Direplikasi Nasional

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:00 WIB

Dari Sampah hingga AI, Sahya Vidya Nusantara Jadi Ruang Belajar Alternatif di LPB Nasional 2025

Dari Sampah hingga AI, Sahya Vidya Nusantara Jadi Ruang Belajar Alternatif di LPB Nasional 2025

Your Say | Jum'at, 02 Januari 2026 | 13:51 WIB

Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman

Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 19:01 WIB

Terkini

Free MCU hingga Diskon Pemeriksaan Genomik, Intip Penawaran Prodia untuk Nasabah BRI

Free MCU hingga Diskon Pemeriksaan Genomik, Intip Penawaran Prodia untuk Nasabah BRI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:35 WIB

BRI Tambah Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Indeks Saham Berbasis ESG

BRI Tambah Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Indeks Saham Berbasis ESG

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:33 WIB

93 Sekolah Rakyat Tahap II Selesai Dibangun, Targetkan Anak dari Keluarga Miskin

93 Sekolah Rakyat Tahap II Selesai Dibangun, Targetkan Anak dari Keluarga Miskin

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Diskon MCU hingga 20%, Simak Healthcare Privilege BRI dan Prodia

Diskon MCU hingga 20%, Simak Healthcare Privilege BRI dan Prodia

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Keluarga Jadi Korban Gempa, Mahasiswa NTT di Jateng Dapat Bantuan Biaya Kos dari Gubernur Luthfi

Keluarga Jadi Korban Gempa, Mahasiswa NTT di Jateng Dapat Bantuan Biaya Kos dari Gubernur Luthfi

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:30 WIB

BRI dan Eastspring Investment Indonesia Perkuat Diversifikasi Portofolio Melalui Tiga Reksa Dana

BRI dan Eastspring Investment Indonesia Perkuat Diversifikasi Portofolio Melalui Tiga Reksa Dana

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:30 WIB

BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang

BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:27 WIB

BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services Prodia untuk Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services Prodia untuk Nasabah Private dan Prioritas

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Trase Baru Batutulis Bogor Tak Dilengkapi Jalur Darurat Rem Blong

Trase Baru Batutulis Bogor Tak Dilengkapi Jalur Darurat Rem Blong

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:26 WIB

BRI Perluas Solusi Wealth Management Dengan Investasi Minimum Rp100.000

BRI Perluas Solusi Wealth Management Dengan Investasi Minimum Rp100.000

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:23 WIB

×