Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 07 Januari 2026 | 07:23 WIB
Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela
Ilustrasi Greenland dan Presiden Donald Trump
Baca 10 detik
  • Presiden Trump pada awal 2026 kembali mengusahakan penguasaan Greenland, memicu kecaman dari Nuuk dan Kopenhagen tentang kedaulatan teritorial.
  • Trump memandang Greenland vital untuk pertahanan AS akibat meningkatnya aktivitas militer Rusia dan China di wilayah strategis tersebut.
  • Greenland memiliki potensi sumber daya alam signifikan, seperti Logam Tanah Jarang dan mineral strategis, meskipun warga menolak aneksasi AS.

Ia menilai wacana akuisisi tersebut sebagai langkah yang mengabaikan norma hukum internasional dan merusak hubungan baik dengan NATO.

"Sama sekali tidak masuk akal untuk berbicara tentang kebutuhan AS mengambil alih Greenland. AS tidak memiliki hak untuk mencaplok salah satu dari tiga negara dalam Kerajaan Denmark," tegas Frederiksen pada Minggu (4/1/2026), dikutip via The G

Greenland dihuni oleh sekitar 56.000 jiwa, di mana mayoritas berasal dari suku asli Inuit.

Meskipun ada arus kuat yang menginginkan kemerdekaan penuh dari Denmark, data survei terbaru yang dikutip dari Aljazeera menunjukkan bahwa warga setempat secara tegas menolak gagasan untuk bergabung menjadi bagian dari Amerika Serikat.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI