Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 08 Januari 2026 | 15:07 WIB
Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG
Siswa menunjukan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kementerian Kesehatan mengawasi mutu pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjangkau 55,1 juta penerima per hari.
  • Pengawasan mutu dilakukan melalui sertifikasi higienis dan layak konsumsi pada 4.535 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Badan Gizi Nasional berupaya keras mencapai nol kasus keracunan melalui evaluasi ketat dan penerbitan petunjuk teknis baru.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjangkau 55,1 juta penerima manfaat per hari, meningkat tajam dari target awal sebanyak 6 juta orang.

Seiring meluasnya cakupan tersebut, Kementerian Kesehatan menegaskan komitmennya mengawal mutu dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Oktavianus menyampaikan, peran utama Kementerian Kesehatan dalam program MBG adalah melakukan pengawasan, khususnya terkait standar keamanan pangan di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.

“Jadi kami dari Kementerian Kesehatan punya tugas adalah pengawasan,” kata Benjamin dalam konferensi pers di SMKN 1 Jakarta, Rabu (8/1/2026).

Pengawasan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan dinas kesehatan di daerah.

Dinas kesehatan bertugas memastikan seluruh proses pengolahan makanan di dapur SPPG memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.

Benjamin yang akrab disapa dr. Benny menjelaskan, salah satu instrumen pengawasan yang diterapkan adalah sertifikasi laik higienis dan layak dikonsumsi bagi dapur SPPG.

“Maka keluarlah sertifikat untuk layak dimakan dan higienis,” ujarnya.

Hingga saat ini, sebanyak 4.535 dapur SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi. Proses sertifikasi tersebut mencakup penilaian kebersihan dapur, proses pengolahan makanan, hingga pemeriksaan laboratorium.

baca juga

Ia menegaskan, tidak semua dapur dapat langsung memperoleh sertifikat. Dapur yang belum memenuhi standar diwajibkan melakukan perbaikan sebelum dinyatakan layak dan aman untuk mendukung program MBG.

Melalui pengawasan tersebut, Kementerian Kesehatan memastikan 55,1 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, memperoleh makanan yang aman dan bergizi.

Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu makan bergizi gratis. (Suara.com)
Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu makan bergizi gratis. (Suara.com)

Capaian tersebut disebut sebagai langkah penting menuju target nasional MBG sebanyak 82 juta penerima manfaat.

“Kalau kita melihat angka-angka pelayanan hari ini 55,1 juta, baik anak sekolah maupun ibu-ibu hamil, ini suatu hal yang luar biasa dari target 82 juta target daripada MBG ini,” ucap dr. Benny.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memastikan pihaknya akan terus bekerja keras meningkatkan mutu MBG agar tidak ada lagi kasus keracunan, sebagaimana yang ditargetkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Nanik juga menegaskan, target nol kasus keracunan tetap diupayakan meski tidak ada jaminan mutlak.

“Kemudian untuk mencapai zero (accident). Kalau menggaransi itu Allah yang garansi, ya, tapi kita akan berusaha bekerja keras untuk meminimalisir,” ucapnya.

Kendati begitu, dia memastikan kalau upaya menuju nol kasus keracunan terus dilakukan dengan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Berdasarkan pemantauan BGN, kasus keracunan MBG mulai menurun sejak akhir 2025.

Dalam waktu dekat, BGN juga akan menerbitkan petunjuk teknis yang lebih ketat. SPPG yang tidak mematuhi standar operasional prosedur akan diberikan surat peringatan hingga penutupan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026

Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:48 WIB

BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima MBG Tercapai 2026, Guru dan Santri Masuk Tambahan

BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima MBG Tercapai 2026, Guru dan Santri Masuk Tambahan

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:48 WIB

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 09:55 WIB

Purbaya Izinkan 41 Proyek Molor 2025 Dilanjutkan Tahun Ini, Dari MBG hingga Sekolah Rakyat

Purbaya Izinkan 41 Proyek Molor 2025 Dilanjutkan Tahun Ini, Dari MBG hingga Sekolah Rakyat

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:48 WIB

Program MBG Diejek Pakar, Prabowo: Hei Orang-orang Pintar, Lihat dengan Mata dan Hati

Program MBG Diejek Pakar, Prabowo: Hei Orang-orang Pintar, Lihat dengan Mata dan Hati

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27 WIB

Terkini

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:56 WIB

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×