Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?

Minggu, 11 Januari 2026 | 13:47 WIB
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
Kader muda PDIP, Aryo Seno Bagaskoro. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Baca 10 detik
  • PDIP konsisten menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD, ditegaskan Kader Muda Aryo Seno Bagaskoro.
  • Prinsip utama PDIP mendukung Pilkada langsung karena kedaulatan demokrasi berada di tangan rakyat Indonesia.
  • Pemilihan langsung menjamin pemimpin merasakan keresahan masyarakat untuk merumuskan solusi efektif nantinya.

Suara.com - PDIP konsisten terhadap sikap menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Kader Muda PDIP Aryo Seno Bagaskoro menegaskan pilihan tersebut merupakan sikap kritis partai kendati PDIP kini menjadi partai penyeimbang.

Seno menjelaskan alasan mengapa PDIP tetap mendukung Pilkada secara langsung oleh rakyat ketimbang lewat DPRD. Ia berujar secara prinsip, Pemilu adalah kedaulatan rakyat.

Ia menegaskan, demokrasi Indonesia saat ini melalui pemilihan umum oleh rakyat, bukan justru rezim elite di mana pemilihan dilakukan secara tertutup dan dipilih hanya oleh segelintir orang.

"Loh rakyat ini lima tahun sudah berbagai kesempatannya untuk hidup layak itu banyak kesulitan, masa haknya untuk menyuarakan saja dia mau memilih siapa, dia mau bonding dengan pemilih pemimpinnya siapa, dia mau memilih kira-kira bertemu langsung siapa yang kira-kira layak memimpin dia lima tahun siapa, masa haknya seperti itu saja mau diambil?" tutur Seno di konferensi pers di Rakernas PDIP di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026).

"Buat kami itu logika yang susah untuk dipahami akal sehat," sambungnya.

PDIP memandang melalui pemilihan langsung, rakyat maupun calon pemimpin bisa sama-sama bertemu, pemimpin bisa merasakan keresahan rakyat dan begitu rakyat bisa mengenal lebih jauh calon pemimpinnya.

Melalui proses tersebut diharapkan pemimpin terpilih nantinya bisa menghasilkan solusi berdasarkan keresahan masyarakat yang sebelumnya ia rasakan.

"Kalau dalam waktu pemilihan dia sadar betul bahwa dia dipilih hanya oleh segelintir orang, tidak dipilih oleh mayoritas suara rakyat maka tidak akan mungkin masalah-masalah rakyat yang begitu krusial itu bisa selesai," kata Seno.

Bagi PDIP, pemilihan umum bukan hanya soal meraih kemenangan.

Baca Juga: PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo

"Tetapi juga how to govern, bagaimana mengelola, bagaimana memimpin itu yang lebih penting dibandingkan sekadar bagaimana cara memenangkan," katanya.

Seno berkeyakinan masih banyak pihak yang sejalan dengan PDIP, mendukung Pilkada tetap dilakukan langsung oleh rakyat ketimbang dialihkan pemilihannya oleh DPRD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI