Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea

Bernadette Sariyem Suara.Com
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:26 WIB
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
Habib Rizieq Shihab. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha).
Baca 10 detik
  • Habib Rizieq menuding komedi tunggal Pandji Pragiwaksono di Netflix berjudul 'Mens Rea' telah menista agama Islam.
  • Pernyataan keberatan tersebut disiarkan melalui YouTube Islamic Brotherhood Television pada Selasa, 13 Januari 2025.
  • Ia menuntut Pandji meminta maaf dan meminta Netflix menghapus materi yang membahas ibadah salat.

Suara.com - Ketegangan antara dunia komedi dan nilai-nilai religius kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab, menuding materi komedi tunggal Pandji Pragiwaksono bertajuk 'Mens Rea' yang ditayangkan di platform streaming global, Netflix, menista agama Islam.

Dalam pernyataannya yang disiarkan melalui kanal YouTube 'Islamic Brotherhood Television' pada Selasa (13/1/2025), Habib Rizieq mengungkapkan keberatannya terhadap bagian materi yang membahas tentang ibadah salat.

Apa yang dianggap menista?

Sementara pihak FPI memerinci beberapa poin materi dalam 'Mens Rea' yang dianggap bermasalah.

Salah satunya adalah narasi Pandji yang mempertanyakan relevansi memilih pemimpin berdasarkan ketaatan beribadah, khususnya shalat.

Selain itu, analogi-analogi yang digunakan Pandji—termasuk candaan mengenai shalat safar dan perapihan saf saat terjadi turbulensi pesawat—dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW.

Mendukung Kritik Politik, Menolak Penistaan

Meski HRS dikenal vokal dalam mengkritik kebijakan pemerintah, ia memberikan batasan tegas bahwa agama tidak boleh dijadikan bahan olok-olok dalam komedi.

Habib Rizieq mengawali tanggapannya dengan mengingatkan para komedian agar tetap pada koridor profesionalisme, tanpa mencampuradukkan urusan fatwa atau materi agama jika tidak memiliki kapasitas di bidang tersebut.

Baca Juga: Mahfud MD Pastikan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dipidana Gegara Roasting Gibran

"Karena si pelawak ini ngomong soal salat, netizen banyak bela dia. Hati-hati kalau mau cari duit dari lawakanmu. Cari duitlah dari lawakanmu. Kau mau jadi komedian, ya komedianlah, tapi enggak usah bawa-bawa agama. Enggak usah pakai kasih fatwa. Kau bukan ulama, ustaz juga bukan," kata Habib Rizieq dalam video itu.

Pernyataan Habib Rizieq ini menarik perhatian publik karena ia menegaskan dukungannya terhadap kebebasan berpendapat, terutama yang bersifat kritik terhadap penguasa.

Menurutnya, mengkritik presiden, menteri, hingga pejabat negara adalah hal yang lumrah dan dipersilakan dalam ruang demokrasi.

Namun, kebebasan tersebut dianggapnya melampaui batas jika sudah menyentuh ranah sakralitas agama.

"Silakan kalau kau mau kritik presiden, pejabat. Bahkan mengkritik ulama kalau memang ulama itu salah, kritik. Tapi jangan pernah sekali-kali menistakan agama," kata Habib Rizieq.

Ia memperingatkan agar anak muda tidak terjebak dalam fanatisme buta yang membuat mereka tutup mata terhadap dugaan penghinaan agama hanya karena menyukai kritik politik sang komika.

"Saya mintaanak muda, jangan membabi buta membela orang hanya karena 'Oh bagus nih dia kritik presiden. Bagus dia kritik menteri, saya bela dia.' Tapi bagian dia menghina agama, diam. Tidak boleh seperti itu."

Tuntutan kepada Pandji Pragiwaksono dan Netflix

Merespons konten 'Mens Rea' tersebut, Habib Rizieq masih membuka pintu maaf jika hal tersebut dilakukan tanpa kesengajaan.

Ia meminta Pandji untuk segera bertaubat dan meminta maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak membenci profesi komedian atau tindakan mengkritik pemerintah yang sering dilakukan Pandji.

"Kalau dia tak sengaja, segera bertobat. Mohon ampun kepada Allah. Jangan diulangi lagi. Teruskan lawakanmu, kritikmu, saya mendukung. Tapi jangan sekali-kali melakukan penistaan agama."

Tidak hanya kepada Pandji, Habib Rizieq juga melayangkan tuntutan kepada pihak Netflix.

Sebagai platform yang menayangkan materi tersebut, Netflix diminta untuk melakukan sensor atau menghapus bagian materi yang menyinggung soal salat tersebut guna meredam polemik di tengah masyarakat.

"Kita ingatkan juga Netflix, hapus bagian yang menghina salat. Rekamannya ada di Netflix, ditonton jutaan orang. Jadi Wajib cabut atau hapus bagian menistakan agama," kata Habib Rizieq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI