KPPPA Respons Pengakuan Aurelie Moeremans soal Child Grooming: Korban Harus Berani Speak Up!

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 08:24 WIB
KPPPA Respons Pengakuan Aurelie Moeremans soal Child Grooming: Korban Harus Berani Speak Up!
Sekretaris Menteri PPPA, Titi Eko Rahayu. (Suara.com/Lilis)
  • KPPPA merespons pengakuan Aurelie Moeremans tentang child grooming dan berencana memfasilitasi pertemuan dengan Menteri.
  • Pertemuan itu diharapkan menjadi momentum penting mendorong para korban child grooming agar berani menyuarakan pengalaman mereka.
  • Langkah KPPPA menunggu analisis tim layanan anak agar pendekatan yang diambil berpihak dan tidak berdampak buruk pada korban.

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) merespons viralnya pengakuan artis Aurelie Moeremans yang mengungkap pengalaman menjadi korban child grooming melalui buku autobiografinya. 

Pemerintah membuka peluang mengundang Aurelie untuk bertemu Menteri PPPA Arifah Fauzi guna membahas isu perlindungan anak dari praktik grooming.

Sekretaris Kementerian PPPA Titi Eko Rahayu mengatakan, pertemuan tersebut berpotensi menjadi momentum penting untuk mendorong korban child grooming agar berani menyuarakan pengalaman mereka.

“Saya coba atur waktu agar Aurel bisa ketemu Bu Menteri, karena mungkin bisa menjadi momentum untuk kampanye korban child grooming harus berani speak up,” kata Titi kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Namun, Titi menegaskan langkah tersebut masih menunggu analisis dari tim layanan perlindungan anak di lingkungan KPPPA. Pemerintah ingin memastikan pendekatan yang diambil tetap berpihak pada korban dan tidak menimbulkan dampak lanjutan secara psikologis.

“Namun tentu menunggu analisis teman-teman di layanan anak,” ujarnya.

Pernyataan KPPPA ini muncul di tengah perhatian publik terhadap kisah Aurelie Moeremans yang ramai diberitakan. Dalam buku tersebut, Aurelie menceritakan pengalaman masa remajanya yang diduga menjadi korban manipulasi dan relasi tidak sehat dengan orang dewasa, yang kini dipahami sebagai bentuk child grooming.

Titi mengakui, kisah tersebut memiliki muatan emosional yang kuat. Ia bahkan menyebut belum sanggup menuntaskan membaca buku tersebut karena dampak emosional yang ditimbulkan.

“Saya tidak berani melanjutkan membaca bukunya, menata hati dulu untuk lanjutkan bacanya,” kata Titi.

KPPPA menilai kasus-kasus child grooming kerap sulit terungkap karena korban merasa takut, malu, atau tidak menyadari bahwa dirinya sedang dimanipulasi. Karena itu, pengalaman figur publik seperti Aurelie dinilai bisa membuka ruang diskusi yang lebih luas soal perlindungan anak dan pentingnya keberanian korban untuk berbicara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Kisah Pahit Aurelie Moeremans di Broken Strings, Alami Grooming sampai Bullying

6 Kisah Pahit Aurelie Moeremans di Broken Strings, Alami Grooming sampai Bullying

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 07:50 WIB

Terpopuler: Link Download Gratis Ebook Broken Strings, Profil Menantu Tommy Soeharto Disorot

Terpopuler: Link Download Gratis Ebook Broken Strings, Profil Menantu Tommy Soeharto Disorot

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 06:55 WIB

Review Broken Strings: Cara Aurelie Moeremans Menyembuhkan Luka Child Grooming

Review Broken Strings: Cara Aurelie Moeremans Menyembuhkan Luka Child Grooming

Entertainment | Selasa, 13 Januari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB