Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel

Vania Rossa

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29 WIB
Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel
Ilustrasi - Aksi unjuk rasa di Iran. [ANTARA/Anadolu/as]
baca 10 detik
  • Kedutaan Besar Iran di Jakarta meluruskan unjuk rasa sejak Desember 2025 dipicu masalah ekonomi dan anjloknya nilai mata uang.
  • Pemerintah Iran mencatat 1.850 korban tewas akibat kerusuhan yang beralih menjadi tuntutan politik meluas.
  • Iran menuding intervensi asing serta menegaskan komitmen pada hak sipil dan dialog solusi ekonomi.

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta merilis pernyataan resmi untuk meluruskan opini publik di Indonesia, terkait gelombang unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi di negerinya dalam beberapa pekan terakhir.

Siaran pers tersebut diterbitkan sebagai respons atas situasi keamanan dan ekonomi yang berkembang di Teheran sejak akhir Desember 2025.

Pemerintah Iran menjelaskan bahwa gejolak bermula dari persoalan ekonomi, khususnya anjloknya nilai tukar mata uang yang memicu lonjakan harga kebutuhan pokok dan terganggunya aktivitas bisnis.

Aksi protes awalnya digerakkan oleh kalangan pengusaha, pedagang, dan serikat pekerja di Teheran yang menyuarakan penurunan daya beli serta tuntutan stabilisasi ekonomi.

Namun, dalam perkembangannya, unjuk rasa tersebut disebut berubah menjadi kerusuhan massal.

Eskalasi situasi di lapangan dilaporkan semakin memburuk. Data terbaru yang disampaikan pemerintah Iran mencatat sedikitnya 1.850 orang tewas, termasuk dari kalangan massa dan aparat keamanan.

Protes yang semula berfokus pada tuntutan ekonomi kini dilaporkan bergeser menjadi desakan politik yang lebih luas, dengan masyarakat mempertanyakan kebijakan stabilitas pasar yang dinilai gagal.

Krisis Nilai Tukar Jadi Pemicu

Pemerintah Iran menyebut ketidakstabilan ekonomi yang dipicu fluktuasi tajam nilai tukar mata uang menjadi pemantik utama aksi protes yang mulai terjadi sejak Minggu, 28 Desember 2025.

baca juga

Pada tahap awal, aksi unjuk rasa diklaim berlangsung damai dan tertib, dengan tuntutan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan kondisi ekonomi tanpa mengganggu ketertiban umum.

Komitmen terhadap Hak Sipil

Dalam pernyataannya, pemerintah Iran menegaskan komitmennya terhadap konstitusi nasional serta Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik (ICCPR).

Kedutaan Besar Iran menyatakan bahwa negara menjamin kebebasan berekspresi dan hak berunjuk rasa secara damai.

“Tidak ada tindakan yang diambil terhadap para pengunjuk rasa damai,” demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.

Namun, pemerintah Iran juga menekankan adanya perbedaan antara protes ekonomi yang sah dan tindakan kekerasan terorganisir.

Menurut dokumentasi resmi, sejumlah kecil elemen yang disebut terafiliasi dengan kelompok luar negeri diduga menyusup ke dalam aksi, melakukan perusakan fasilitas publik, serta menyerang aparat keamanan menggunakan alat pembakar hingga senjata api.

Intervensi Asing

Iran secara terbuka menuding adanya intervensi aktor asing, terutama Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan pejabat dari kedua negara tersebut dinilai mengandung provokasi dan hasutan yang memperkeruh situasi serta mendorong destabilisasi internal.

Pihak Kedutaan juga menegaskan, tekanan ekonomi yang dialami masyarakat Iran merupakan dampak langsung dari sanksi sepihak dan tindakan koersif yang diterapkan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Upaya memanfaatkan tuntutan ekonomi rakyat sebagai alat tekanan politik disebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan nasional Iran.

Sebagai langkah solutif, pemerintah Iran mengumumkan telah menyusun sejumlah agenda praktis, termasuk penyaluran paket bantuan darurat bagi kelompok rentan serta pembukaan dialog langsung dengan perwakilan serikat pekerja untuk memulai reformasi ekonomi.

Menutup pernyataan tersebut, Kedutaan Besar Iran mengapresiasi perhatian publik Indonesia dan mengimbau media untuk menyajikan pemberitaan yang komprehensif, berimbang, dan berbasis fakta.

Media diharapkan menghindari narasi selektif yang berpotensi memperkeruh persepsi publik, mengingat hubungan persahabatan antara Iran dan Indonesia yang dibangun atas dasar saling menghormati.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa dialog dan kerja sama tetap menjadi jalan utama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas, baik di tingkat regional maupun internasional.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurs Uang Rial Ambruk 1.457.000 rial per Dolar AS, Nilainya Jauh di Bawah Rupiah

Kurs Uang Rial Ambruk 1.457.000 rial per Dolar AS, Nilainya Jauh di Bawah Rupiah

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:37 WIB

1.541 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Ojol di Kedubes ASMonas

1.541 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Ojol di Kedubes ASMonas

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:19 WIB

Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea

Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 21:20 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

×