Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 14 Januari 2026 | 18:31 WIB
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar Nafis Gumay. (Suara.com/Dea)
  • Direktur Netgrit, Hadar Nafis Gumay, menyatakan pemilihan kepala daerah melalui DPRD dianggap tidak relevan untuk perbaikan demokrasi.
  • Penggantian Pilkada langsung dengan mekanisme DPRD dinilai merupakan kemunduran signifikan dan merugikan hak suara masyarakat.
  • Hadar menduga usulan ini didorong kepentingan partai politik, berpotensi menimbulkan konflik politik karena kepala daerah berpihak pada DPRD.

Suara.com - Direktur Eksekutif Netgrit, Hadar Nafis Gumay, menegaskan gagasan pemilihan kepala daerah melalui DPRD sudah tidak relevan. Kecuali, memang ada kepentingan-kepentingan tertentu dari pihak penggagas.

"Kalau relevan untuk yang dimaksudkan oleh DPR atau partai-partai politik untuk mencari jalan lebih mudah, lebih gampang, mereka melaksanakan pemilihan kepala daerah ya relevan buat mereka," kata Hadar kepada Suara.com, Rabu (14/1/2026).

Tetapi bila bicara untuk perbaikan secara menyeluruh sebagaimana yang penggagas inginkan, Hadar menegaskan tidak relevan.

Sebab penghapusan Pilkada secara langsung dan digantikan oleh DPRD bukan memperbaiki, justru suatu kemunduran dan memperburuk.

Hadar menegaskan Pilkada lewat DPRD bukan jawaban atau solusi atas semua permasalahan yang ada dalam pelaksanaan Pilkada secara langsung.

Masyarakat, kata dia, juga tidak akan mendapatkan manfaat apanpun dari pelaksanaan Pilkada via DPRD, selain kehilangan hak suara dan kerugian lain dampak dari penghapusan Pilkada langsung.

"Jadi itu kerugian yang sangat besar," kata Hadar.

Ilustrasi usulan Pilkada kembali ke DPRD. (grafis: Suara.com/Iqbal)
Ilustrasi usulan Pilkada kembali ke DPRD. (grafis: Suara.com/Iqbal)

Hadar menduga gagasan itu disampaikan karena ada kepentingan partai politik untuk memilih kepala daerah yang notabene bagian dari mereka.

Kerugian bagi masyarakat karena kepala daerah hasil pilihan DPRD tentu akan condong kepada para dewan, bukan lagi kepada masyarakat.

"Kepala daerah terpilih itu dia juga akan lebih merasa saya ini harus ikut dan merespons permintaan-permintaan DPRD bertanggung jawabnya ke DPRD mereka, nggak ke masyarakat," kata Hadar.

Selain itu, menurut Hadar, Pilkada via DPRD juga berpotensi mengancam stabilitas politik bila kepala daerah hasil pilihan DPRD tidak sesuai dengan kehendak rakyat.

"Itu bisa terjadi gejolak, gejolak politik yang mereka menolak karena itu hasil resmi pilihan DPRD kan. Mereka menolak ya bisa ribut karena ini terjadi salah satu faktor kenapa dulu Pilkada DPRD itu ditinggalkan diganti dengan (Pilkada) langsung salah satunya faktor ini juga," kata Hadar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendedah Alasan Demokrat Putar Haluan Buka Pintu Pilkada Lewat DPRD

Mendedah Alasan Demokrat Putar Haluan Buka Pintu Pilkada Lewat DPRD

Liks | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:52 WIB

Buruh Kembali Demo Besok: Dari Masalah Upah, Tolak Pilkada via DPRD Hingga Copot Wamenaker

Buruh Kembali Demo Besok: Dari Masalah Upah, Tolak Pilkada via DPRD Hingga Copot Wamenaker

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:44 WIB

Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo

Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:46 WIB

Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo

Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:11 WIB

Pilkada Langsung vs Lewat DPRD: PKS Masih Kaji, Ajak Semua Pihak Bahas dengan Kepala Dingin

Pilkada Langsung vs Lewat DPRD: PKS Masih Kaji, Ajak Semua Pihak Bahas dengan Kepala Dingin

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:54 WIB

Terkini

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB