Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:45 WIB
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote
Salah satu remote worker di Yogyakarta sedang bekerja dari cafe (Suara.com/Chyntia Sami)

.

“Mata yang dipaksa fokus dan konsentrasi tinggi dalam waktu lama menyebabkan penguapan air mata menjadi lebih tinggi,” kata dokter Anna saat dihubungi Suara.com, Kamis (9/1/2026).

Kondisi semakin buruk ketika aktivitas menatap layar dilakukan pada malam hari dengan pencahayaan redup. Kontras yang tajam antara cahaya layar dengan lingkungan sekitar memaksa mata bekerja lebih keras. Paparan AC dalam ruangan juga ikut mempercepat penguapan air mata.

"Semua faktor ini otomatis menyebabkan risiko mata kering lebih tinggi," tambahnya.

Menurut dokter Anna, gejala mata kering memiliki spektrum yang cukup luas. Pada tahap ringan, keluhannya bisa berupa mata terasa kering, berair, atau mengganjal. Namun jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi luka pada kornea yang mengganggu aktivitas harian.

"Kalau luka kornea sudah besar bisa menyebabkan penglihatan buram, infeksi mata sampai kebutaan," ujarnya.

Bagaimana Cara Mencegah Mata Kering?

Mata kering sebenarnya dapat dicegah dengan perubahan kecil dalam gaya hidup. Salah satu langkah sederhana adalah menjaga kelembapan udara di sekitar meja kerja dengan menggunakan humidifier. Penggunaan humidifier dapat membantu menstabilkan kelembapan ruangan, sebab udara yang terlalu kering atau lembap sama-sama bisa memicu iritasi dan membuat permukaan mata lebih cepat kehilangan cairan.

Selain memperhatikan lingkungan, dokter Anna juga menekankan pentingnya memberi jeda pada mata. Ia merekomendasikan teknik 20-20-20, yaitu mengistirahatkan mata setiap 20 menit dengan cara melihat objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Teknik sederhana ini membantu mengendurkan otot mata yang terus bekerja dan mengembalikan pola kedipan ke ritme normal.

Jika gejala SePeLe mulai muncul, dokter Anna menyarankan penggunaan obat tetes mata atau artificial tears yang dapat dibeli bebas di apotek. Obat tetes ini aman digunakan 4–6 kali sehari secara rutin untuk melembapkan permukaan mata. Jika dalam waktu tiga hari tidak ada perbaikan keluhan, dokter Anna menyarankan segera memeriksakan diri ke dokter.

Dokter Anna mengingatkan agar tidak keliru membeli obat tetes mata. Ia manyak menangani pasien dengan infeksi mata karena salah memilih atau salah menggunakan obat tetes mata.

“Beli yang tidak berwarna. Obat tetes berwarna, misalnya merah, biasanya mengandung antibiotik atau antiradang dan harus dengan resep dokter, tidak boleh digunakan sembarangan,” ujar dokter Anna.

Pemeriksaan mata menggunakan keratograph untuk mengevaluasi tingkat keparahan mata kering (Dok. JEC Eye Hostpitals and Clinics)
Pemeriksaan mata menggunakan keratograph untuk mengevaluasi tingkat keparahan mata kering (Dok. JEC Eye Hostpitals and Clinics)

Obat Tetes Mata Jadi Pertolongan Pertama

Penggunaan obat tetes mata dapat menjadi solusi cepat bagi mereka yang sudah mulai merasakan gejala mata SePeLe. Namun, tidak banyak orang yang menyadari fungsi utama obat tetes mata untuk meredakan gejala mata kering.

Merujuk hasil survey mata kering yang dilakukan INSTO, sebanyak 41 persen orang berusia 15 tahun ke atas di Jabodetabek dan Bandung mengalami mata kering, 20 persen di antaranya tidak sadar mengalami mata kering. Bahkan, mereka yang sadar mengalami mata kering pun tidak mengetahui penggunaan obat tetes mata dapat membantu meredakan gejala mata SePeLe.

GM Eye Care Combiphar Farah Feddia mengatakan, temuan tersebut mendorong INSTO, merek obat tetes mata dari Combiphar, meluncurkan kampanye Bebas Mata SePeLe untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gejala mata kering sebelum kondisinya semakin parah.

"Melalui kampanye ini INSTO hadir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat," kata Farah Feddia dalam siaran pers.

INSTO menghadirkan varian INSTO Dry Eyes dengan kandungan Hydroxypropyl Methylcellulose, bahan aktif yang berfungsi sebagai pelumas dan membantu mempertahankan kelembapan permukaan mata.

Menurut dokumen pedoman yang diajukan oleh International Council of Ophthalmology (ICO) kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), HPMC termasuk zat yang direkomendasikan sebagai guideline terapi untuk mengatasi gejala mata kering pada anak, karena strukturnya menyerupai air mata alami dan dapat mengurangi iritasi akibat produksi air mata yang menurun.

Obat tetes mata INSTO Dry Eyes inilah yang kini selalu menemani aktivitas kerja remote yang dulakukan Amelia. Ukurannya 7,5 ml membuatnya mudah masuk dalam saku sehingga bisa dibawa kemana saja.

Ia rutin meneteskan obat tetes mata ini setiap hari untuk mengurangi keluhan mata kering yang kerap ia rasakan.Selain menggunakan obat tetes mata, Amelia juga rajin mengompres matanya menggunakan air hangat untuk merelaksasi mata.

“Sekarang jauh lebih baik. Gejala sudah berkurang, kerja bisa lebih fokus lagi,” kata Amelia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Hal Sepele yang Bikin Baterai HP Cepat Habis, Jangan Lakukan Ini

7 Hal Sepele yang Bikin Baterai HP Cepat Habis, Jangan Lakukan Ini

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 14:26 WIB

Waspada, 10 Kebiasaan Ini Bisa Mengganggu Penglihatan dan Rusak Kesehatan Mata Anda

Waspada, 10 Kebiasaan Ini Bisa Mengganggu Penglihatan dan Rusak Kesehatan Mata Anda

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 15:46 WIB

Mata Perih Kayak Kena Semprot Merica? Ini 6 Cara Simpel Atasi Sindrom Mata Kering

Mata Perih Kayak Kena Semprot Merica? Ini 6 Cara Simpel Atasi Sindrom Mata Kering

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 05:10 WIB

Mata Lelah Gara-gara Layar? Ini 6 Jurus Sakti Biar Gak Cepat Rusak

Mata Lelah Gara-gara Layar? Ini 6 Jurus Sakti Biar Gak Cepat Rusak

Your Say | Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:26 WIB

Punya Mobil Hybrid? 7 Kebiasaan Sepele Bisa Bikin Dompet Menjerit

Punya Mobil Hybrid? 7 Kebiasaan Sepele Bisa Bikin Dompet Menjerit

Otomotif | Rabu, 14 Mei 2025 | 13:59 WIB

Inilah Hal Sepele yang Bisa Bikin Bodi Motor Cepat Pudar, Jangan Diabaikan

Inilah Hal Sepele yang Bisa Bikin Bodi Motor Cepat Pudar, Jangan Diabaikan

Otomotif | Senin, 28 April 2025 | 17:45 WIB

Mitos atau Fakta: Kompres Air Dingin Atasi Mata Kering?

Mitos atau Fakta: Kompres Air Dingin Atasi Mata Kering?

Health | Sabtu, 22 Februari 2025 | 16:39 WIB

Kenali Kebiasaan Buruk yang Bikin Motor Matic Cepat Rusak, Sepele tapi Bisa Bikin Boncos

Kenali Kebiasaan Buruk yang Bikin Motor Matic Cepat Rusak, Sepele tapi Bisa Bikin Boncos

Otomotif | Rabu, 04 September 2024 | 19:00 WIB

Anak Bunuh Ibu Kandung dan Sebabkan Ayah Kritis, Penyebabnya Ternyata Sangat Sepele

Anak Bunuh Ibu Kandung dan Sebabkan Ayah Kritis, Penyebabnya Ternyata Sangat Sepele

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 02:05 WIB

Jangan Abai, Ini Bahaya Mata Kering Pada Anak Akibat Screen Time Berlebihan

Jangan Abai, Ini Bahaya Mata Kering Pada Anak Akibat Screen Time Berlebihan

Health | Rabu, 31 Juli 2024 | 18:18 WIB

Terkini

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:20 WIB

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:09 WIB

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:04 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:46 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB