Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Kamis, 15 Januari 2026 | 19:16 WIB
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi
Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah diskusi bersama 1.200 akademisi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026). [Foto: Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo naikkan anggaran riset 50 persen menjadi Rp12 triliun.
  • Anggaran diprioritaskan untuk riset swasembada pangan, energi, dan program hilirisasi.
  • Keputusan ini disambut baik BRIN untuk dukung target pertumbuhan ekonomi 8%.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperkuat riset di perguruan tinggi dengan menaikkan anggaran riset sebesar 50 persen. Keputusan ini diumumkan dalam sebuah diskusi bersama 1.200 akademisi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa anggaran riset yang sebelumnya sebesar Rp8 triliun kini ditingkatkan menjadi Rp12 triliun.

"Dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp4 triliun, yang harapannya ini dapat memperkuat riset--riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN," kata Pras usai pertemuan.

Fokus pada Program Strategis Nasional

Presiden Prabowo menekankan agar tambahan anggaran ini diprioritaskan untuk mendukung tiga program strategis nasional, yaitu:

1.  Swasembada pangan.
2.  Swasembada energi.
3.  Persiapan industrialisasi dan hilirisasi.

"Hilirisasi yang tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tambah Pras.

Kabar Gembira bagi Para Periset

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyambut baik keputusan ini sebagai "kabar gembira" bagi para periset di Indonesia. Menurutnya, alokasi dana riset di Indonesia saat ini masih sangat rendah, hanya sekitar 0,3 persen dari PDB, jauh di bawah negara-negara lain.

baca juga

Arif berharap peningkatan anggaran ini dapat mendorong perguruan tinggi dan BRIN untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

"Program 18 proyek strategis hilirisasi ini juga perlu kekuatan riset. Jadi, BRIN saat ini sedang terus mendorong penguatan risetnya untuk bisa mendukung pertumbuhan 8 persen," kata Arif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru

Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:07 WIB

Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja

Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:07 WIB

RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital

RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:40 WIB

Terkini

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

×