Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja

Dicky Prastya

Kamis, 15 Januari 2026 | 16:07 WIB
Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
    • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan memantau langsung kementerian dan lembaga guna mempercepat penyerapan APBN 2026 atas restu Presiden Prabowo Subianto.
    • Purbaya mengancam akan menghentikan penyaluran anggaran bagi kementerian atau lembaga yang masih lambat dalam melakukan belanja negara.
    • Kementerian Keuangan akan mengirim tim khusus untuk mendampingi pemerintah pusat maupun daerah agar pengelolaan anggaran lebih tepat waktu dan sasaran.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal melanjutkan cawe-cawe ke Kementerian atau Lembaga (K/L) untuk memantau penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) 2026.

Dalam acara bertajuk 'Semangat Awal Tahun 2026' yang digelar di Jakarta pada Rabu (14/1/2026) kemarin, Menkeu Purbaya menyebut kalau langkah ini sudah direstui Presiden RI Prabowo Subianto agar para K/L bisa lebih cepat menyerap anggaran.

"Pak, saya ingin keliling kementerian-lembaga supaya mereka belanja. Go," kenang Purbaya saat diskusi dengan Prabowo, Rabu (14/1/2026).

Purbaya mengaku tak tahu alasan kementerian dan lembaga lambat menyerap anggaran. Ia menyebut kalau fenomena itu sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Bendahara Negara bercerita, Pemerintah sempat membentuk Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan atau UKP4 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar para K/L cepat membelanjakan anggaran.

Hanya saja di era Presiden Prabowo, Purbaya mengakui kalau lembaga semacam itu belum dibentuk. Namun ia tak keberatan jika tugas itu dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bahkan Purbaya juga mengancam bakal menyetop anggaran Kementerian dan Lembaga apabila masih lelet belanja.

"Kalau enggak ada yang jalankan itu ya saya jalankan dari tempat saya. Lebih berkuasa lagi. Kalau mereka enggak belanjain, gua potong saja anggarannya. Bukan dipotong, saya akan setop, saya enggak kirim saja biar mereka teriak-teriak," timpal dia.

Purbaya menegaskan kalau ini dilakukan agar mereka bisa belanja tepat waktu, tepat sasaran, dan tidak bocor. Hal yang sama juga akan diberlakukan ke Pemerintah Daerah (Pemda).

Lebih lagi di akhir 2025 kemarin, Pemda masih memiliki dana sekitar Rp 100 triliun. Purbaya menduga kalau fenomena ini terjadi lantaran mereka belum memahami cara membelanjakan anggaran tepat waktu.

Nantinya, Purbaya bakal mengirim pegawai Kemenkeu untuk diskusi kepada K/L maupun Pemda agar bisa lebih cepat membelanjakan anggaran.  Dengan demikian mesin fiskal bisa berjalan lebih baik.

"Jadi tahun ini saya akan kirim orang-orang dari Keuangan untuk diskusi lah dengan mereka supaya mereka lebih bagus lagi belanjanya di daerah. Tapi bukan daerah saja, pusat juga akan kita lakukan hal yang sama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital

RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:40 WIB

Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN

Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:06 WIB

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:30 WIB

Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini

Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:40 WIB

Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya

Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:26 WIB

Penerimaan Pajak 2025 Tekor Rp271,7 Triliun

Penerimaan Pajak 2025 Tekor Rp271,7 Triliun

Foto | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:54 WIB

Terkini

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:45 WIB

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:22 WIB

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:11 WIB

Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar

Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:01 WIB

Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026

Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 14:52 WIB