Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:53 WIB
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
Insfratruktur kembali membaik pascabencana Sumatra (Suara.com)
baca 10 detik
  • Menteri PU Dody Hanggodo mengusulkan anggaran pemulihan infrastruktur terdampak bencana di Sumatra mencapai Rp74 triliun.
  • Usulan anggaran Rp74 triliun tersebut telah disusun Kementerian PU dan akan diajukan ke Kepala Bappenas.
  • Prosedur pengajuan mencakup peninjauan Bappenas dan persetujuan Dewan Pengarah sebelum ke Menteri Keuangan.

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memberikan penjelasan terkait alokasi anggaran yang diperlukan untuk memulihkan infrastruktur di tiga provinsi wilayah Sumatra yang terdampak bencana.

Meski sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut estimasi awal sebesar Rp51,8 triliun, angka tersebut kini mengalami penyesuaian.

Dody menjelaskan bahwa berdasarkan usulan proposal yang tengah disusun oleh Kementerian PU, nilai anggaran yang dibutuhkan meningkat hingga menyentuh angka Rp74 triliun.

"Khusus anggaran, sebetulnya rencana, rencana proposal kita itu Rp 74-an (triliun) lah, hampir 74 sebenarnya," ujar Dody saat memberikan keterangan dalam konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta, pada Jumat (16/1/2026).

Dalam upaya merealisasikan pendanaan tersebut, Kementerian PU diwajibkan menyusun rencana induk secara komprehensif.

Dokumen ini nantinya akan diserahkan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, untuk melalui proses peninjauan atau reviu.

Tahap selanjutnya, usulan akan dibawa ke hadapan Dewan Pengarah guna mendapatkan persetujuan resmi.

"Dewan Pengarah itu ada BPK, Menko PMK, dan seterusnya. Setelah itu baru kita meminta anggaran kepada Menteri Keuangan,” jelas Dody mengenai prosedur birokrasi yang harus dilewati.

Dody mengungkapkan bahwa saat ini dokumen rencana induk tersebut telah selesai disusun dan hanya tinggal menunggu penyelesaian administrasi berupa tanda tangan dari para Direktur Jenderal (Dirjen) di lingkungan Kementerian PU.

baca juga

"Jadi per hari ini surat sudah kami siapkan, karena rencana induk sebetulnya sudah selesai. Tinggal para Dirjen ini kan banyak juga yang di lapangan, jadi ngejar-ngejar tanda tangan mereka semua saja, sisa itu saja," ungkapnya.

Pihaknya memastikan bahwa segera setelah proses penandatanganan kolektif selesai, berkas tersebut akan langsung diteruskan ke Bappenas untuk segera ditindaklanjuti.

"Begitu tanda tangan lengkap, langsung kami kirimkan proposal rencana induk kita ke Kepala Bappenas untuk diproses lebih lanjut," pungkas Dody.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar

Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:35 WIB

Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian

Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:38 WIB

Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem

Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:28 WIB

Terkini

Tragedi KM Nurul Salsa, Gubernur Sulsel Usulkan Kapal Cepat Siaga di Selayar

Tragedi KM Nurul Salsa, Gubernur Sulsel Usulkan Kapal Cepat Siaga di Selayar

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:52 WIB

Pria di Medan Rampas HP Lansia Duduk di Kursi Roda, Uang untuk Main Judi

Pria di Medan Rampas HP Lansia Duduk di Kursi Roda, Uang untuk Main Judi

Sumut | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:50 WIB

BCA Syariah Bangun 99 Masjid Asmaul Husna Pertama Ar Rahman di Aceh Tamiang

BCA Syariah Bangun 99 Masjid Asmaul Husna Pertama Ar Rahman di Aceh Tamiang

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:49 WIB

Cara Bayar Uang Pangkal dan SPP Sekolah Bisa Lewat BRImo

Cara Bayar Uang Pangkal dan SPP Sekolah Bisa Lewat BRImo

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:47 WIB

Amerika Keluarkan Travel Alert ke Warganya di Seluruh Dunia, Kemungkinan Perang Timteng Makin Besar

Amerika Keluarkan Travel Alert ke Warganya di Seluruh Dunia, Kemungkinan Perang Timteng Makin Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:47 WIB

Plantar Fasciitis Cocok Pakai Sepatu Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Kurangi Nyeri

Plantar Fasciitis Cocok Pakai Sepatu Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Kurangi Nyeri

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:45 WIB

OJK Bubarkan Dana Pensiun Bank CIMB Niaga

OJK Bubarkan Dana Pensiun Bank CIMB Niaga

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:41 WIB

Tumbangkan Lawan Kuat Asal Filipina, Team Vitality Juara Mobile Legends di Esports World Cup 2026

Tumbangkan Lawan Kuat Asal Filipina, Team Vitality Juara Mobile Legends di Esports World Cup 2026

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:39 WIB

Di Mana Beli Sepatu Lari Under Armour Original? Ini 5 Toko Resmi dan Model Terbaik

Di Mana Beli Sepatu Lari Under Armour Original? Ini 5 Toko Resmi dan Model Terbaik

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:38 WIB

Bakal Dilebur Jadi Satu, Nama SDN 11 Kebayoran Lama Selatan Segera Dihapus?

Bakal Dilebur Jadi Satu, Nama SDN 11 Kebayoran Lama Selatan Segera Dihapus?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:36 WIB

×