Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem

Bella, Lilis Varwati

Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:28 WIB
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
Banjir Sumatra (Instagram/suaradotcom)
baca 10 detik
  • JATAM menilai banjir dan longsor di Sumatra disebabkan aktivitas industri ekstraktif, bukan hanya bencana alam biasa.
  • Melky Nahar menyatakan hampir seluruh wilayah Sumatra telah menjadi ruang produksi devisa yang terpapar industri.
  • Aktivitas industri ekstraktif di kawasan sensitif meningkatkan potensi daya rusak dan memicu bencana berulang.

Suara.com - Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menilai rangkaian banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, bukan sekadar bencana alam, melainkan bencana ekologis akibat masifnya aktivitas industri ekstraktif.

Koordinator Nasional JATAM, Melky Nahar, menyebut pemerintah sejak awal memperlakukan Sumatra sebagai ruang produksi nasional yang berimpitan langsung dengan ruang hidup masyarakat. Hampir seluruh wilayah Sumatra, menurut JATAM, telah terpapar aktivitas industri ekstraktif.

"Sumatra jadi ruang produksi devisa melalui tambang, energi, sawit, termasuk saya kira juga infrastruktur energi. Hampir seluruh wilayah tidak ada yang terbebas dari cengkraman industri ekstraktif," kata Melky dalam diskusi virtual, Jumat (16/1/2026).

JATAM mencatat tiga provinsi yang mengalami banjir dan longsor terparah sejak November memiliki irisan kuat dengan sebaran konsesi tambang, energi, sawit, dan kehutanan. Kondisi tersebut menyebabkan ruang produksi masyarakat semakin menyempit dan kerentanan terhadap bencana kian meningkat.

Dalam kondisi seperti itu, menurut Melky, Sumatra sudah rentan terhadap bencana meskipun tidak terjadi hujan ekstrem. Jenis bencana yang berpotensi terjadi juga tidak hanya banjir bandang, tetapi tanah longsor hingga gempa bumi.

"Keberadaan dan operasi dari seluruh aktivitas industri ekstraktif itu menyimpan potensi daya rusak yang dasyat, karena sebagian di antaranya justru secara sengaja masuk dan beroperasi di kawasan yang menurut kita, mestinya tidak boleh diganggung, mestinya tidak boleh disesaki oleh operasi industri ekstraktif yang bisa memicu potensi bencana lebih besar," tuturnya.

Namun, kerusakan di wilayah hulu, kawasan hutan, dan daerah aliran sungai akibat aktivitas industri membuat banjir bandang dan longsor mudah terjadi serta menyapu wilayah hilir hingga pesisir.

Menurut JATAM, negara justru melegalkan aktivitas industri di kawasan yang seharusnya dilindungi, sehingga memperbesar potensi kerusakan lingkungan dan bencana yang berulang.

"Kalau kita cek seluruh wilayah di satu pulau Sumatra ini, praktis Jakarta memperlakukan Sumatra sebagai sumber ekonomi top, tanpa memperhatikan keselamatan dan masa depan warga di satu pulau ini," kritik Melky.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas

Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 07:52 WIB

Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:38 WIB

Dapat Restu ESDM, Vale Gaspol Lakukan Operasional

Dapat Restu ESDM, Vale Gaspol Lakukan Operasional

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:02 WIB

ANTAM Bantah Kabar Ledakan Tambang: Hoaks!

ANTAM Bantah Kabar Ledakan Tambang: Hoaks!

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB

Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan

Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:36 WIB

Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL

Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:04 WIB

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:42 WIB

Fakta-fakta 'Tambang Meledak' di Bogor, ANTAM dan Kepolisian Beri Update Terkini

Fakta-fakta 'Tambang Meledak' di Bogor, ANTAM dan Kepolisian Beri Update Terkini

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:27 WIB

Video Ledakan Tambang Antam di Bogor Ternyata Hoaks

Video Ledakan Tambang Antam di Bogor Ternyata Hoaks

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:11 WIB

Kejagung Akui Telah Periksa Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman di Kasus Izin Tambang

Kejagung Akui Telah Periksa Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman di Kasus Izin Tambang

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×