Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:47 WIB
Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari
Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Maros–Pangkep. (Dok. Ist)
  • Sebuah pesawat ATR 42 registrasi PK-THT milik IAT hilang kontak di Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026) saat menuju Makassar.
  • Kontak terputus pukul 12.23 WITA setelah pesawat melenceng dari jalur pendekatan Bandara Sultan Hasanuddin.
  • Pesawat yang disewa PSDKP ini membawa 11 orang; pencarian intensif sedang dilakukan oleh Kantor SAR Makassar.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia penerbangan tanah air setelah sebuah pesawat dilaporkan hilang kontak di wilayah Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026).

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tipe ATR 42 milik operator Indonesia Air Transport (IAT) tersebut tengah menempuh rute dari Yogyakarta menuju Makassar.

Berdasarkan informasi dari Basarnas, pesawat yang menjalankan misi Marine Patrol Flight itu dinyatakan masuk dalam status DETRESFA atau fase bahaya.

Komunikasi terakhir dengan awak pesawat terpantau terputus pada pukul 12.23 WITA atau sekitar pukul 04.23 UTC.

Pesawat yang sedang disewa oleh PSDKP ini membawa total 11 orang, yang terdiri dari delapan kru dan tiga orang penumpang.

Titik koordinat terakhir hilangnya kontak pesawat berada di kawasan Maros - Pangkep, tepatnya pada posisi 04°57’08” S 119°42’54” E.

Peristiwa ini bermula saat pesawat diarahkan oleh petugas ATC untuk melakukan pendekatan ke landasan RWY21 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Pesawat tidak berada pada jalur yang seharusnya," bunyi informasi yang disampaikan kepada awak media.

Namun, posisi pesawat terpantau melenceng dan tidak berada pada jalur yang seharusnya sehingga dilakukan pengarahan ulang.

Nahas, setelah instruksi terakhir diberikan untuk mengembalikan pesawat ke jalur pendaratan, kontak komunikasi justru terputus total.

Sampai saat ini, pihak otoritas terkait masih terus melakukan upaya pencarian intensif di lokasi yang menjadi titik koordinat terakhir.

"Saat ini sedang dilakukan pencarian," lanjut informasi berupa keterangan tertulis tersebut.

Kantor SAR Makassar telah menggerakkan dua tim rescue yang berkekuatan 15 personel untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Tim evakuasi juga membekali diri dengan unit truk personel, mobil rescue, hingga perangkat drone untuk memantau medan dari udara.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh pihak terkait masih menunggu perkembangan terbaru mengenai keberadaan pesawat nahas tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta - Makassar Hilang Kontak di Maros Pangkep

Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta - Makassar Hilang Kontak di Maros Pangkep

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:38 WIB

Ketika Bangkai Pesawat Bekas Jadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi

Ketika Bangkai Pesawat Bekas Jadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi

Foto | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:31 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran 2026, Ada Diskon Tiket Pesawat

Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran 2026, Ada Diskon Tiket Pesawat

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:14 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB