- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membentuk Satgas Khusus DPR untuk memantau dan mempercepat penyelesaian kendala proyek pemulihan di Aceh.
- Dasco melakukan diplomasi anggaran strategis dengan menghubungi langsung Prabowo Subianto untuk memastikan dana pembangunan Aceh tidak terpotong.
- Ia mendorong percepatan infrastruktur vital dan mengawal ketat penggunaan Dana Otonomi Khusus agar tepat sasaran.
"Saya sudah telepon langsung Pak Prabowo, dan beliau setuju bahwa dana untuk pemulihan dan pembangunan di Aceh harus tetap utuh, tidak boleh ada pemotongan karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak di sana," ungkap Dasco.
Langkah ini memastikan stabilitas finansial bagi berbagai proyek vital di Aceh.
3. Percepatan Transformasi Infrastruktur Vital
Dasco tidak hanya fokus pada bantuan logistik jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur yang bersifat fundamental.
Ia mendorong percepatan penyelesaian jalan, jembatan, dan fasilitas publik yang rusak akibat bencana atau yang memang tertunda pembangunannya.
Menurut Dasco, pemulihan Aceh tidak akan maksimal jika akses mobilitas warga masih terhambat.
Dengan gaya komunikasinya yang persuasif, ia mampu meyakinkan kementerian terkait untuk menempatkan Aceh dalam daftar prioritas utama pembangunan nasional.
Hal ini berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja baru dan bergairahnya kembali ekonomi lokal pascabencana.
4. Mengawal Penyaluran Dana Otsus yang Tepat Sasaran
Baca Juga: Rapat Koordinasi Bencana di Aceh: Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo
Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh merupakan instrumen penting bagi pemulihan daerah. Namun, pengelolaannya seringkali menjadi sorotan.
Dasco melakukan terobosan dengan memperketat pengawasan penyaluran dana ini agar benar-benar digunakan untuk sektor-sektor produktif, seperti pendidikan dan kesehatan, bukan hanya habis untuk biaya operasional birokrasi.
Ia secara rutin menginstruksikan kader-kadernya di parlemen maupun di daerah untuk menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran tersebut.
Dasco ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari pusat harus memiliki dampak nyata bagi perbaikan kualitas hidup masyarakat Aceh pascabencana.
5. Penguatan Literasi Kebencanaan dan Teknologi Mitigasi
Terobosan terakhir yang dibawa Dasco adalah visinya tentang masa depan Aceh yang tangguh bencana.