Wali Kota Ungkap Penyebab Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:45 WIB
Wali Kota Ungkap Penyebab Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru
Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru. (Instagram/@dinaslhdki)
  • Sebuah hamparan sampah masif di Tanggul Pantai Muara Baru, Jakarta Utara, menjadi sorotan publik karena kondisi lingkungan memprihatinkan.
  • Sampah di kolam air proyek NCICD diduga hasil urugan oknum menggunakan truk dari berbagai wilayah selama beberapa bulan.
  • Pemerintah Kota Jakarta Utara mulai melakukan pembersihan massal sejak Jumat dan berencana memasang pagar sebagai pencegahan jangka panjang.

Suara.com - Media sosial tengah dihebohkan dengan rekaman video yang memperlihatkan hamparan sampah masif di area Tanggul Pantai Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tumpukan limbah tersebut tampak begitu padat hingga menyerupai daratan atau karpet raksasa yang membentang di atas permukaan air.

Lokasi yang kini menjadi sorotan publik itu merupakan area kolam air yang terbentuk akibat proyek pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Tumpukan sampah didominasi oleh limbah rumah tangga, plastik, styrofoam, potongan kayu, hingga puing-puing bangunan yang menggunung.

Kondisi ini pun memicu dampak lingkungan yang memprihatinkan, mulai dari warna air yang berubah cokelat pekat hingga aroma busuk yang menusuk hidung.

Warga sekitar mengeluhkan keberadaan sampah tersebut yang kini telah menjadi sarang nyamuk dan lalat serta meresahkan kenyamanan pemukiman.

Menurut laporan warga, fenomena memilukan ini diduga telah berlangsung selama tiga hingga lima bulan terakhir tanpa adanya penanganan yang serius.

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat memberikan keterangan resmi terkait penanganan sampah di kawasan tersebut.

Timbunan itu disinyalir berasal dari aksi oknum yang sengaja menguruk area danau menggunakan sampah dan puing.

Truk-truk dari berbagai wilayah dilaporkan sering membuang muatan limbah mereka ke lokasi tersebut hingga memenuhi area dari ujung ke ujung.

"Danau tersebut oleh oknum masyarakat diurug sampah atau puing dengan truk yang berasal dari berbagai wilayah," papar Hendra dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).

Merespons kegaduhan tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Utara bersama Dinas Lingkungan Hidup sudah mulai melakukan aksi pembersihan massal sejak Jumat (16/1/2026) kemarin.

Sebanyak 120 personel Pasukan Oranye beserta alat berat telah dikerahkan ke titik lokasi untuk mengeruk tumpukan sampah yang menyumbat area tanggul.

"Melakukan pembersihan sampah mulai hari Jumat, menjadwalkan kerja bakti hari Minggu," tambah Hendra.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, pemerintah berencana memasang portal dan pagar di akses jalan menuju lokasi agar truk liar tidak lagi bisa membuang sampah sembarangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Bersih-bersih Sampah di Pesisir Muara Baru

Aksi Bersih-bersih Sampah di Pesisir Muara Baru

Foto | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:27 WIB

Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut

Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:39 WIB

Harapan di Padang Sampah

Harapan di Padang Sampah

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 13:25 WIB

Terkini

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB