BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 20 Januari 2026 | 09:09 WIB
BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sidak ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia Makan Bergizi Gratis atau MBG di Cianjur, Jawa Barat, Senin (19/1/2026). [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • BGN akui banyak dapur MBG belum sesuai standar operasional prosedur (SOP).
  • Penyebabnya adalah program percepatan pembangunan dapur di awal program.
  • Dapur pelanggar diberi waktu dua minggu untuk perbaikan atau ditutup sementara.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab masih ditemukannya sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum sepenuhnya sesuai standar operasional prosedur atau SOP dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Tenaga Ahli Investigasi BGN, Herman Susilo, mengatakan ketidaksesuaian SOP tersebut berkaitan dengan fase percepatan pembangunan dapur MBG pada awal program digulirkan.

“Beberapa dapur itu masuk masa percepatan karena memang target jumlah dapur harus cepat tercapai. Dapur-dapur percepatan ini yang masih perlu di-upgrade dan disesuaikan dengan SOP,” kata Herman usai lakukan sidak ke sejumlah SPPG di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (19/1/2026).

Dapur percepatan umumnya berdiri pada fase awal pelaksanaan MBG, khususnya sekitar Januari 2025. Pada periode tersebut, pemerintah mendorong percepatan pembentukan dapur untuk mengejar target layanan.

BGN, kata Herman, juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah dapur MBG, termasuk dapur-dapur percepatan. Namun, pengawasan tersebut masih berlangsung secara bertahap.

“Sebagian sudah disidak,” ucapnya.

Setiap dapur yang disidak harus segera memperbaiki fasilitas SPPG untuk menyesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). BGN memberikan waktu dua minggu kepada pemilik yayasan SPPG juga mitra untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

“Dalam dua pekan biasanya kita cek ke SDM kita, baik lewat koorwil, kepala regional, maupun korcam, untuk melihat bagaimana pengembangannya,” kata Herman.

Saat ditanya apakah kondisi SPPG saat ini sudah sepenuhnya sesuai SOP, Herman menyebut hal tersebut masih memerlukan verifikasi berbasis data.

baca juga

“Ini kan harus pakai data ya. Sebagian besar mungkin sudah sesuai,” ujarnya.

Sebelumnya, BGN mengakui masih menemukan sejumlah SPPG yang belum memenuhi SOP saat melakukan sidak dapur MBG. 

Dari sidam yang dilakukan BGN ke delapan SPPG di Kabupaten Cianjur, pada Senin (19/1) dan Selasa (20/1), persoalan terbesar yang ditemukan berada pada aspek infrastruktur di mana atap, lantai, dan dinding belum sesuai SOP.

Berdasarkan SOP BGN, lantai SPPG tidak boleh dipasang keramik, melainkan harus menggunakan epoxy agar tidak mudah licin. Kemudian dinding dapur juga harus dicat dengan produk waterproof dan food grade serta menggunakan warna biru muda. Sedangkan untuk atap diharuskan tertutup rapat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berniat Irit Dana MBG, Pengelola SPPG Malah Gigit Jari: Uang Sisa Rp 2 Miliar Balik ke Kas Negara

Berniat Irit Dana MBG, Pengelola SPPG Malah Gigit Jari: Uang Sisa Rp 2 Miliar Balik ke Kas Negara

News | Senin, 19 Januari 2026 | 17:49 WIB

Unik dan Edukatif, Relawan Berkostum Warokan Bagikan MBG di Sekolah

Unik dan Edukatif, Relawan Berkostum Warokan Bagikan MBG di Sekolah

Foto | Senin, 19 Januari 2026 | 16:16 WIB

Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik

Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik

News | Senin, 19 Januari 2026 | 09:06 WIB

Terkini

Cara Mencuci Puff Bedak yang Benar agar Bebas Bakteri, Ikuti 6 Langkah Ini

Cara Mencuci Puff Bedak yang Benar agar Bebas Bakteri, Ikuti 6 Langkah Ini

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Waskita Karya Catat Utang Tembus Rp66,5 Triliun

Waskita Karya Catat Utang Tembus Rp66,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Ulasan Film Hear Me: Our Summer: Saat Cinta dan Ketulusan Tak Hanya Butuh Suara

Ulasan Film Hear Me: Our Summer: Saat Cinta dan Ketulusan Tak Hanya Butuh Suara

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air

Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Investasi Hulu Migas Capai Rp179,2 Triliun, Produksi Jadi Tantangan Berikutnya

Investasi Hulu Migas Capai Rp179,2 Triliun, Produksi Jadi Tantangan Berikutnya

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Pendapatan Adhi Karya Turun, Tapi Laba Bersih Melonjak 247%

Pendapatan Adhi Karya Turun, Tapi Laba Bersih Melonjak 247%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:56 WIB

Pemerintah Siapkan Kaltim Jadi Pusat Petrokimia, Manfaatkan Pasokan Gas Lokal

Pemerintah Siapkan Kaltim Jadi Pusat Petrokimia, Manfaatkan Pasokan Gas Lokal

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Belantara Way Kambas Membara: 350 Personel Terjang Sungai dan Hutan Lebat Jinakkan Titik Api

Belantara Way Kambas Membara: 350 Personel Terjang Sungai dan Hutan Lebat Jinakkan Titik Api

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Eks Kadis Kominfo Sulut Steven Liow Ditahan Polisi Terkait Korupsi Dana Publikasi Media

Eks Kadis Kominfo Sulut Steven Liow Ditahan Polisi Terkait Korupsi Dana Publikasi Media

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Inflasi Jepang Tembus Target, Sinyal Kenaikan Suku Bunga BOJ Makin Kuat

Inflasi Jepang Tembus Target, Sinyal Kenaikan Suku Bunga BOJ Makin Kuat

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:35 WIB

×