Berniat Irit Dana MBG, Pengelola SPPG Malah Gigit Jari: Uang Sisa Rp 2 Miliar Balik ke Kas Negara

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 19 Januari 2026 | 17:49 WIB
Berniat Irit Dana MBG, Pengelola SPPG Malah Gigit Jari: Uang Sisa Rp 2 Miliar Balik ke Kas Negara
Para siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BGN mengungkap SPPG mengembalikan dana hampir Rp2 miliar karena tidak menghabiskan anggaran program Makan Bergizi Gratis.
  • Pengelola SPPG di wilayah Jawa, seperti Bogor, terbukti sengaja berhemat pada belanja bahan makanan bergizi.
  • Anggaran Rp10.000 per porsi MBG wajib dihabiskan untuk makanan dan tidak dapat diambil oleh pengelola.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap adanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tanpa sengaja mengembalikan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga hampir Rp2 miliar ke kas negara. Pengembalian dana itu terjadi karena pengelola SPPG tidak menghabiskan anggaran belanja makanan sesuai ketentuan.

Juru Bicara BGN, Dian Fatwa, mengatakan dalam praktiknya masih ditemukan pengelola SPPG yang memilih berhemat saat belanja bahan makanan, padahal anggaran per porsi MBG sudah ditetapkan dan wajib dihabiskan.

“Ada yang sampai Rp1,6 miliar, ada yang sampai Rp2 miliar, karena mereka belanjanya irit. Padahal yang dibeli itu harus sesuai Rp10.000 dan harus dihabiskan. Tidak boleh diirit-irit, karena itu memang jatahnya untuk anak-anak agar makanannya bergizi,” kata Dian kepada suara.com ditemui di Bogor, Senin (19/1/2026).

Menurut Dian, pengembalian dana tersebut banyak terjadi di wilayah Jawa. Salah satu yang tercatat berada di Bogor, tepatnya di kawasan Paledang, dengan nilai pengembalian mencapai Rp1,6 miliar hingga hampir Rp2 miliar.

“Mereka berpikir dengan ngirit-ngirit itu mungkin uangnya bisa diambil. Ternyata tidak bisa. Uangnya langsung kembali ke negara,” ujarnya.

Dian menegaskan, mekanisme pengelolaan anggaran MBG sudah dirancang tertutup dan tidak memberi ruang bagi pengelola untuk mengambil sisa dana. Setelah menu dan daftar belanja disusun serta disetujui, dana langsung ditransfer ke virtual account melalui kementerian keuangan.

Ia juga menekankan bahwa BGN sama sekali tidak mengambil keuntungan dari sisa anggaran tersebut.

“BGN tidak pernah mengambil satu sen pun. Kami tidak pernah menowel satu pun dari dana itu,” ujarnya.

Terkait kekhawatiran penghematan belanja dapat berdampak pada kualitas gizi makanan, Dian mengakui hal tersebut menjadi perhatian serius BGN. Karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi agar pengelola SPPG menghabiskan anggaran sesuai ketentuan.

baca juga

“Itu sebabnya kami selalu ingatkan berkali-kali, uang Rp10.000 itu harus habis. Jangan diirit-irit,” katanya.

Menurut Dian, anggaran MBG memang sudah dihitung khusus untuk belanja makanan bergizi, tanpa ada alokasi untuk pembayaran relawan atau kebutuhan lain di luar menu.

“Uang Rp10.000 itu murni untuk belanja makanan. Mereka tidak keluar uang untuk bayar relawan. Jadi sebetulnya sudah pas hitungannya,” jelasnya.

Soal sanksi, Dian menyebut kasus tersebut menjadi pembelajaran bagi pengelola SPPG. Ia menilai pemahaman soal mekanisme anggaran perlu terus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.

“Itu pelajaran bagi mereka. Ternyata kalau ngirit-ngirit, uangnya juga tidak bisa mereka ambil. Karena itu kami terus lakukan penyuluhan agar anggaran dihabiskan sesuai peruntukannya,” pungkas Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik dan Edukatif, Relawan Berkostum Warokan Bagikan MBG di Sekolah

Unik dan Edukatif, Relawan Berkostum Warokan Bagikan MBG di Sekolah

Foto | Senin, 19 Januari 2026 | 16:16 WIB

Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik

Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik

News | Senin, 19 Januari 2026 | 09:06 WIB

BGN Sidak Dapur MBG, Atap Sejumlah SPPG Belum Sesuai SOP

BGN Sidak Dapur MBG, Atap Sejumlah SPPG Belum Sesuai SOP

News | Senin, 19 Januari 2026 | 07:53 WIB

Terkini

Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah

Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:44 WIB

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:41 WIB

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

Sport | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:40 WIB

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:37 WIB

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:35 WIB

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:30 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

×