Truk Seruduk Pembatas Jalan di Casablanca, Rute Transjakarta 6D Terpaksa Dipangkas

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:17 WIB
Truk Seruduk Pembatas Jalan di Casablanca, Rute Transjakarta 6D Terpaksa Dipangkas
Ilustrasi kecelakaan truk. [Dok Polres Pringsewu]
baca 10 detik
  • Kecelakaan truk yang menabrak pembatas jalan terjadi di Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, pada Selasa, 20 Januari 2026.
  • Akibat insiden tersebut, layanan Transjakarta rute 6D mengalami perpendekan rute dari Bundaran Senayan menjadi hanya sampai Karet.
  • Perubahan ini menyebabkan beberapa titik pemberhentian bus, dari SMU 79 hingga Jl. Karet Baru Timur, tidak dapat dilayani sementara.

Suara.com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit armada truk dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/1/2026).

Insiden tersebut berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas serta operasional transportasi publik di wilayah tersebut.

Akibat truk yang menabrak pembatas jalan, layanan bus Transjakarta rute 6D harus mengalami penyesuaian operasional secara mendadak.

Manajemen Transjakarta memutuskan untuk melakukan perpendekan rute demi menyiasati hambatan yang terjadi di titik kecelakaan.

Layanan yang semula melayani relasi Stasiun Tebet hingga Bundaran Senayan kini mengalami pemotongan jalur layanan.

Saat ini, bus Transjakarta rute 6D hanya melayani perjalanan dari Stasiun Tebet hingga ke titik Karet saja.

Informasi mengenai perubahan rute ini disampaikan secara resmi melalui akun media sosial penyedia layanan transportasi tersebut.

"Rute 6D: St. Tebet - Bundaran Senayan mengalami perpendekan rute menjadi St. Tebet - Karet dikarenakan adanya truk yang menabrak pembatas jalan di sekitar Jl. Raya Casablanca arah Bundaran Senayan," tulis akun X resmi Transjakarta.

Kebijakan ini diambil lantaran posisi truk yang menabrak pembatas jalan tersebut menutup sebagian akses menuju arah Bundaran Senayan.

baca juga

Akibat dari perpendekan rute ini, terdapat sejumlah titik pemberhentian bus yang tidak bisa dilintasi oleh armada Transjakarta.

Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa masyarakat untuk sementara tidak bisa mengakses layanan di beberapa bus stop tertentu.

"Sementara tidak melayani Bus Stop SMU 79 sampai dengan Jl. Karet Baru Timur," lanjut keterangan resmi tersebut.

Para pelanggan yang biasa menggunakan rute ini diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan atau mencari alternatif transportasi lain.

Hingga saat ini, proses evakuasi terhadap truk dan pembersihan material pembatas jalan masih terus diupayakan di lokasi kejadian.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan operasional rute 6D akan kembali normal sepenuhnya menuju Bundaran Senayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub

Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 07:40 WIB

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi Pesawat ATR 42-500

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi Pesawat ATR 42-500

Foto | Selasa, 20 Januari 2026 | 08:00 WIB

Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?

Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:30 WIB

DNA Jadi Kunci Terakhir: Polisi Jemput Sampel Keluarga Korban Pesawat Jatuh Lintas Pulau

DNA Jadi Kunci Terakhir: Polisi Jemput Sampel Keluarga Korban Pesawat Jatuh Lintas Pulau

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:21 WIB

Terkini

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:40 WIB

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:38 WIB

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:37 WIB

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:30 WIB

×