Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:10 WIB
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
Tim Basarnas Special Grup (BSG) bersama petugas gabungan bersiap melakukan pencarian di area galian tambang di Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (19/1/2026). (Foto dok. Basarnas)
baca 10 detik
  • Basarnas melakukan operasi pencarian risiko tinggi tiga penambang di tambang Pongkor, Bogor, sejak 18 Januari 2026.
  • Medan ekstrem seperti ruang sempit, pelapukan, dan udara minim memaksa tim menggunakan peralatan khusus SCBA.
  • Pencarian melibatkan tim gabungan Basarnas dan ERT PT Antam di lokasi tambang yang telah ditutup resmi.

Suara.com - Tim Basarnas tengah bertaruh dengan risiko tinggi dalam misi kemanusiaan di kawasan tambang Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Peralatan khusus dikerahkan untuk menembus lubang galian sempit demi mencari tiga penambang lokal yang diduga terjebak di kedalaman.

SAR Mission Coordinator (SMC), Desiana Kartika Bahari, mengungkapkan bahwa medan yang dihadapi tim di lapangan sangat ekstrem. Hasil asesmen menunjukkan struktur tambang dalam kondisi tidak stabil yang mengancam keselamatan.

“Struktur di dalam tambang mengalami pelapukan di beberapa titik dan kualitas udara tidak layak, sehingga tim harus menggunakan peralatan khusus seperti SCBA serta peralatan SAR untuk ruang terbatas,” ujar Desiana dalam keterangan resminya, Selasa (20/1/2026).

Tantangan Ruang Sempit dan Minim Oksigen

Penggunaan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) menjadi harga mati dalam operasi ini. Pasalnya, jalur penambangan yang harus dilalui tim sangatlah sempit, hanya memiliki diameter sekitar satu meter dengan pasokan oksigen yang sangat minim.

Operasi besar ini dimulai setelah Basarnas menerima laporan warga pada Minggu (18/1).

Peristiwa memilukan ini diduga kuat sudah terjadi sejak Selasa (13/1) dini hari, yang ditandai dengan munculnya asap misterius dari dalam lubang galian.

Area Tambang yang Sudah Ditutup

baca juga

Desiana menjelaskan bahwa lokasi pencarian bukanlah tambang aktif, melainkan area yang sudah ditutup secara resmi oleh PT Antam. Hal ini menambah tingkat kesulitan karena kondisi terowongan yang sudah lama tidak terawat.

"Area tambang tersebut merupakan lokasi yang telah ditutup oleh PT Antam," tegasnya.

Memasuki hari ketiga pencarian pada Selasa (20/1), strategi dibagi menjadi dua kekuatan:

Tim Pencarian: Bertugas merangsek masuk ke dalam lubang galian yang berbahaya.

Tim Siaga: Standby untuk melakukan evakuasi cepat dan memberikan dukungan medis darurat di mulut tambang.

Operasi ini merupakan kolaborasi elite antara personel rescue Basarnas Jakarta, Basarnas Special Group (BSG), serta Emergency Response Team (ERT) PT Antam Pongkor.

Identitas Penambang yang Hilang

Hingga saat ini, tercatat ada tiga warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang masih terperangkap di bawah tanah, yakni berinisial AK, AJ, AD.

Basarnas menegaskan bahwa seluruh proses pencarian dilakukan dengan perhitungan matang. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi ruang terbatas yang penuh ancaman gas beracun dan reruntuhan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?

Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:30 WIB

Antam Duga 6 Korban Tewas di Pongkor Akibat Tambang Ilegal

Antam Duga 6 Korban Tewas di Pongkor Akibat Tambang Ilegal

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 19:16 WIB

Bencana Sumatera Jadi Alarm Keras: Pemerintah Didesak Perketat Standar Tata Kelola Tambang

Bencana Sumatera Jadi Alarm Keras: Pemerintah Didesak Perketat Standar Tata Kelola Tambang

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 07:02 WIB

Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal

Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 06:49 WIB

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu

Video | Minggu, 18 Januari 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×