Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:26 WIB
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi memaparkan perkembangan terkini terkait proses evakuasi pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Tangkapan layar)
Baca 10 detik
  • Menhub Dudy Purwagandhi memaparkan evakuasi pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung terkendala cuaca ekstrem dan medan sangat terjal.
  • Hingga 20 Januari 2026, tim SAR gabungan telah menemukan dua jenazah korban serta serpihan pesawat.
  • Pencarian *black box* masih menunggu laporan resmi dari KNKT, sementara serpihan dikumpulkan di Lanud Sultan Hasanuddin.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi, memaparkan perkembangan terkini terkait proses evakuasi pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dudy mengungkapkan bahwa tim SAR gabungan menghadapi tantangan berat di lapangan. Faktor cuaca ekstrem dan medan yang sangat terjal menjadi hambatan utama dalam proses pencarian korban maupun bagian pesawat.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan tinjauan langsung ke lokasi pada Senin (19/1), cuaca di area pegunungan tersebut hampir sepanjang hari tertutup awan tebal dan diguyur hujan.

"Pada saat kunjungan dilakukan hari senin kemarin bahwa terlihat memang kondisi cuaca di lokasi cukup tebal awannya. Jadi dari pagi hingga sore cuacanya hujan, dan itu sangat menyulitkan bagi tim penyelamat atau rescuer untuk laksanakan pekerjaannya," kata Dudy dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Selain faktor cuaca, kondisi geografis Gunung Bulusaraung juga mempersulit pergerakan personel. Lereng gunung tempat pesawat jatuh memiliki tingkat kecuraman ekstrem yang diperparah oleh kondisi tanah licin akibat hujan terus-menerus.

"Medan yang kami lihat cukup terjal, dengan kemiringan kurang lebih hampir sampai 70–80 derajat, dengan kondisi licin dan hujan. Sehingga menyulitkan," ujarnya.

Mengenai pencarian perangkat krusial pesawat, Dudy menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai keberadaan black box (kotak hitam). Ia menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang tengah melakukan penyelidikan.

"Sebab dari kejadian tersebut tentu kami masih menunggu hasil penyelidikan KNKT, dan bisa kami sampaikan kami belum dilaporkan apakah sudah ditemukan atau tidak black box-nya," tuturnya.

Sejauh ini, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan dua jenazah korban, masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan. Selain korban jiwa, sejumlah serpihan bagian pesawat juga telah ditemukan dan dikumpulkan oleh petugas.

Baca Juga: Terhambat Angin Kencang dan Kabut, Begini Proses Evakuasi Korban Pesawat di Gunung Bulusaraung

Terkait logistik dan tindak lanjut evakuasi, Menhub menyebutkan bahwa Basarnas telah menyiapkan area khusus untuk mengumpulkan serpihan pesawat di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar. Sementara itu, proses identifikasi para korban sepenuhnya akan ditangani oleh tim DVI Polda Sulawesi Selatan.

"Jadi saat ini pihak Basarnas sudah siapkan lokasi untuk tempatkan tempat untuk semua bagian-bagian dari pesawat yang akan dikumpulkan di Lanud Hasanuddin. Kemudian proses identifikasi (korban) akan dilakukan DVI dari Polda Sulsel. Saat ini bahwa sudah ada sekitar 1.200 petugas yang lakukan upaya pencarian di lokasi kejadian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI