Baca 10 detik
- Permintaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri meningkat akibat krisis populasi menua di negara maju.
- Wakil Menteri P2MI menyatakan bahwa perlambatan ekonomi negara tujuan adalah ancaman utama bagi penempatan PMI.
- Pemerintah mendirikan Migrant Center di kampus-kampus untuk menyiapkan pekerja terampil guna mengisi kebutuhan pasar global.
Hingga saat ini, setidaknya sudah ada sembilan fasilitas Migrant Center yang telah diresmikan, termasuk yang terbaru di UPN 'Veteran' Yogyakarta.
Kehadiran pusat pelatihan terpadu ini diharapkan mampu menjadi jembatan yang kokoh antara bonus demografi Indonesia dengan permintaan pasar kerja internasional.
Lebih dari itu, langkah ini juga menjadi instrumen krusial untuk meningkatkan rasio PMI profesional dan menekan laju pengiriman pekerja migran secara ilegal atau non-prosedural.