- Presiden Prabowo menggelar rapat strategis pada Minggu (25/1/2026) di Hambalang, Bogor, usai lawatan luar negeri.
- Rapat tersebut bertujuan menerima laporan langsung dari menteri kunci mengenai enam program strategis pemerintah.
- Enam agenda utama meliputi ekonomi kerakyatan, energi, SDM, keuangan, pertahanan, serta penegakan hukum kehutanan.
4. Stabilitas Keuangan:
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kondisi terkini sektor perbankan nasional.
5. Pertahanan Negara:
Sektor ini tak luput dari pantauan. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan situasi pertahanan dan keamanan terkini.
6. Penegakan Hukum:
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memberikan update mengenai sektor penertiban kawasan hutan, yang belakangan gencar dilakukan untuk memberantas mafia tanah dan lingkungan.
Selain enam pejabat yang memberikan laporan spesifik, pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh figur-figur sentral di lingkaran istana.
Turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta Kepala BIN Herindra. Tak ketinggalan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang setia mendampingi dan mencatat setiap arahan Presiden.
Baca Juga: Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?