Pemilik Maktour Datangi KPK dan Buka Fakta Soal Kasus Kuota Haji

Vania Rossa

Senin, 26 Januari 2026 | 11:47 WIB
Pemilik Maktour Datangi KPK dan Buka Fakta Soal Kasus Kuota Haji
Pemilik Maktour Group, Fuad Hasan Masyhur Penuhi Panggilan KPK, Senin (26/1/2026). (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Pemilik PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur, hadir sebagai saksi di KPK pada Senin (26/1/2026) terkait dugaan korupsi kuota haji Kemenag 2023-2024.
  • Fuad menyanggah spekulasi bahwa PT Maktour memperoleh ribuan kuota haji khusus, menegaskan jemaah 2024 di bawah 300 orang.
  • Ia membantah keterlibatan Maktour dalam usulan pembagian kuota tambahan antara haji reguler dan khusus secara tidak prosedural.

Suara.com - Pemilik biro perjalanan haji dan umrah PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta Selatan, pada Senin (26/1/2026).

Kedatangan mertua mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo itu untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota dan penyelenggaraan haji di Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023–2024.

Fuad menegaskan kehadirannya merupakan bentuk kepatuhan sebagai warga negara terhadap hukum.

"Dipanggil, taat asas, taat hukum, harus hadir, apa yang dikhawatirkan. Sebagai warganegara baik harus datang, di panggil, gak ada tunda-tunda harus ontime, taat asas, taat hukum, apalagi harus penuh dengan integritas semua ya," ungkap Fuad kepada wartawan di depan Gedung KPK.
Dalam keterangannya, Fuad sekaligus mematahkan spekulasi dan analisis hukum yang menyebut PT Maktour mendapatkan ribuan kuota haji khusus.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, jumlah jemaah Maktour yang berangkat tidak mencapai 300 orang. Angka tersebut bahkan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hampir menyentuh 600 jemaah.

"Selama ini pemberitaan seolah-olah jumlah Maktour itu besar sekali, ribuan. Bahkan ada pengamat ahli hukum sudah bilang bahwa jumlahnya sangat luar biasa ya. Supaya tahu kalau dari jumlah semua hanya 0 koma tidak sampai 300 ya, Tahun sebelumnya itu Maktour hampir 600, tahun 2024 itu kami dipangkas," jelasnya.
Fuad mengaku heran dengan narasi yang berkembang di ruang publik. Ia bahkan menceritakan kesulitan yang dialami Maktour dalam memperoleh tambahan kuota di detik-detik terakhir pemberangkatan, hingga akhirnya ia secara pribadi harus menggunakan jalur Furoda.

"Sangat kesulitan. Jadi makanya ini saya bawa ketika kami masih membutuhkan dan kita dengar bahwa detik terakhir masih ada kuota sampai 300. Buktinya ini maktour hanya dapat satu. Makanya sengaja saya bawa, memperlihatkan bahwa begitu sulitnya saya mendapatkan kuota, akhirnya saya harus pakai Furoda pada saat itu," tambahnya.
Menutup keterangannya, Fuad turut menanggapi isu adanya usulan pembagian kuota tambahan secara merata antara 50 persen haji reguler dan 50 persen haji khusus yang dinilai menyalahi prosedur. Ia membantah keterlibatan dirinya maupun pihak Maktour dalam isu tersebut.

"Kalau saya bisa usulkan bagaimana? Saya aja sulit bagaimana bisa mengusulkan ya, jadi tidak ada usulan itu sangat tidak ada. Jadi saya sangat sayangkan seolah-olah bisa saya dapatkan. Saya sendiri mengalami kesulitan ya. Terima kasih," tutup Fuad.

Reporter: Tsabita Aulia

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Panggil Bos Maktour dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Panggil Bos Maktour dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 26 Januari 2026 | 10:58 WIB

KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar

KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 13:05 WIB

Viral Video Warga Pati Antar Karung Berisi Rp2,6 Miliar ke Mobil, KPK Sebut OTT Bupati Sudewo

Viral Video Warga Pati Antar Karung Berisi Rp2,6 Miliar ke Mobil, KPK Sebut OTT Bupati Sudewo

Video | Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:18 WIB

Terkini

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:14 WIB

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 21:06 WIB

×