6 Fakta Kasus Guru SMK di Talaud Dianiaya Oknum TNI AL

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 26 Januari 2026 | 11:51 WIB
6 Fakta Kasus Guru SMK di Talaud Dianiaya Oknum TNI AL
Kerusuhan Talaud akibat oknum TNI AL mabuk dan Pukuli warga sipil [Ist]
baca 10 detik
  • Seorang guru SMK Talaud, Berkam Saweduling, dikeroyok oknum TNI AL di Pelabuhan Melonguane, Sulawesi Utara.
  • Pengeroyokan terjadi setelah korban menegur oknum prajurit yang mabuk dan berteriak, mengakibatkan enam warga terluka.
  • Lima oknum anggota TNI AL pelaku penganiayaan telah ditahan Denpom untuk menjalani proses hukum sesuai pernyataan resmi TNI AL.

Suara.com - Jagat media sosial baru-baru ini digemparkan oleh dugaan aksi premanisme yang melibatkan oknum aparat terhadap warga sipil di ujung utara Indonesia.

Seorang guru SMK Negeri 1 Melonguane Berkam Saweduling (BS), menjadi korban pengeroyokan brutal yang diduga dilakukan sejumlah oknum prajurit TNI Angkatan Laut (AL) dari Lanal Melonguane.

Aksi pengeroyokan ini terjadi di Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Akibat kejadian tersebut, BS mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Korban dievakuasi TNI AL ke Manado untuk mendapatkan penangan medis yang lebih intensif.

Saat ini, Detasemen Polisi Militer (Denpom) telah melakukan penahanan terhadap lima oknum anggota TNI AL yang melakukan pengeroyokan terhadap BS.

“Oknum anggota TNI AL yang terlibat langsung telah diamankan oleh Detasemen Polisi Militer TNI Angkatan Laut untuk menjalani pemeriksaan intensif dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, Minggu (25/1/2026).

Berikut ini fakta-fakta kunci di balik kasus penganiayaan guru SMK di Talaud yang kini tengah ditangani oleh pihak berwenang:

1. Identitas Korban dan Pelaku

Korban diketahui bernama Berkam Saweduling, seorang guru di SMK Negeri 1 Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

baca juga

Sementara itu, pelaku pengeroyokan diduga berjumlah 5 (lima) oknum anggota TNI AL yang bertugas di Lanal Melonguane. Nama-nama mereka, yakni Praka R, Praka J, Praka F, Praka S, dan Praka H.

2. Pemicu Sepele: Masalah Memancing di Dermaga

Insiden bermula dari perselisihan di Pelabuhan Melonguane. Korban saat itu sedang memancing ikan bersama temannya.

Lalu terjadi kesalahpahaman atau adu mulut dengan oknum anggota TNI AL yang sedang mabuk. BS menegur oknum prajurit TNI AL mabuk tersebut karena berteriak dan memaki sehingga mengganggu warga.

Perselisihan ini berujung pada tindakan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban. Insiden ini bahkan berujung aksi demonstrasi ricuh di Mako (Markas Komando) Lanal Melonguane.

3. Korban 1 Masuk Rumah Sakit - Korban 2 Dilempar Ke Laut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah

Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 11:45 WIB

Berpotensi Tsunami usai Gempa Filipina, BMKG Minta Warga di Talaud Tetap Tenang: Semoga Tak Terjadi

Berpotensi Tsunami usai Gempa Filipina, BMKG Minta Warga di Talaud Tetap Tenang: Semoga Tak Terjadi

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:58 WIB

Celana Dalam Pink Jadi Saksi Aksi Bejat Guru SMK di Batang, Ancam dan Rayu Siswi Sejak Awal Tahun

Celana Dalam Pink Jadi Saksi Aksi Bejat Guru SMK di Batang, Ancam dan Rayu Siswi Sejak Awal Tahun

News | Selasa, 16 September 2025 | 14:57 WIB

Di Bawah Ancaman Tsunami, Mengapa Warga Talaud Justru Tetap Tenang?

Di Bawah Ancaman Tsunami, Mengapa Warga Talaud Justru Tetap Tenang?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 15:24 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×