Tolak Wacana Menteri Kepolisian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Januari 2026 | 14:20 WIB
Tolak Wacana Menteri Kepolisian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Kapolri tegas tolak wacana Polri berada di bawah kementerian.
  • Ia mengaku lebih baik jadi petani daripada menjabat Menteri Kepolisian.
  • Posisi ideal Polri adalah langsung di bawah Presiden agar lebih fleksibel.

Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak gagasan penempatan Polri di bawah sebuah kementerian. Ia bahkan menyatakan lebih memilih menjadi petani daripada menjabat sebagai Menteri Kepolisian.

Sikap tegas ini disampaikannya dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, pada hari Senin.

Ditawari Jadi Menteri Kepolisian

Kapolri mengungkapkan, di tengah wacana penempatan Polri di bawah kementerian, beberapa pihak sempat menawarinya posisi sebagai Menteri Kepolisian.

"Bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp, 'Mau tidak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?'" katanya.

Namun, ia menolak mentah-mentah tawaran tersebut.

"Kalaupun saya yang menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja," ucap Sigit dengan tegas.

Ia bahkan siap mundur dari jabatannya jika wacana tersebut direalisasikan.

"Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah Presiden atau ada Menteri Kepolisian, saya memilih Kapolri-nya saja yang dicopot. Saya kira itu sikap saya," katanya.

baca juga

Posisi Ideal di Bawah Presiden?

Menurut Sigit, posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah Presiden adalah yang paling ideal. Dengan kondisi geografis Indonesia yang sangat luas, dari Sabang sampai Merauke, komando langsung dari Presiden membuat kepolisian lebih fleksibel dan maksimal dalam menjalankan tugasnya.

"Dengan posisi seperti itu, akan sangat ideal apabila Polri tetap berada langsung di bawah Presiden," ujarnya.

Posisi ini, lanjutnya, memungkinkan Polri untuk menjadi alat negara yang efektif dalam memberikan pelayanan keamanan, penegakan hukum, serta perlindungan kepada masyarakat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"

Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"

News | Senin, 26 Januari 2026 | 13:54 WIB

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 13:33 WIB

Janji Kapolri: Telepon 110 Wajib Diangkat 10 Detik, Lewat? Langsung Eskalasi ke Mabes

Janji Kapolri: Telepon 110 Wajib Diangkat 10 Detik, Lewat? Langsung Eskalasi ke Mabes

News | Senin, 26 Januari 2026 | 13:22 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×