Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Januari 2026 | 19:39 WIB
Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Ketua Banggar bela pencalonan Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI.
  • Publik diminta nilai kemampuannya, bukan statusnya sebagai keponakan Presiden.
  • Independensi BI dijamin UU, pencalonan ini dinilai bukan bentuk nepotisme.

Suara.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, membela pencalonan Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia meminta publik untuk menilai sosok Thomas secara proporsional berdasarkan kapasitas profesionalnya, bukan sekadar status kekeluargaannya dengan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Said, Thomas memiliki reputasi dan kredibilitas yang kuat di bidang moneter.

"Melihat latar belakangnya, dia memang expert-nya lebih di moneter daripada di fiskal," ujar Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Status Keponakan Presiden Hanya Kebetulan?

Mengenai sensitivitas publik terkait status Thomas sebagai keponakan Presiden, Said menyebut hal itu sebagai sebuah kebetulan. Ia menegaskan bahwa seseorang tidak bisa memilih akan lahir di keluarga mana.

"Kebetulan saja jadi keponakan. Dia kan tidak bisa memilih jadi keponakan atau tidak. Saya melihat pemilihan kali ini pada sosok kemampuan Thomas," katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menepis kekhawatiran publik mengenai tergerusnya independensi Bank Indonesia. Menurutnya, independensi BI sudah dipagari secara ketat oleh UU Bank Indonesia dan UU P2SK. Selain itu, pengambilan keputusan di BI bersifat kolektif kolegial.

"Seharusnya publik tidak perlu khawatir. Toh kepemimpinan di sana kolektif kolegial. Dan itu jabatannya Deputi, bukan Gubernur BI," imbuhnya.

Saat disinggung mengenai tudingan adanya unsur Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), Said dengan tegas membantahnya. Baginya, yang terpenting adalah kepercayaan (trust) dan integritas.

baca juga

"Ini bukan soal KKN, ini soal trust. Yang penting kita punya trust, kemudian terukur, integritasnya terjaga, maka saya pikir itu KKN-nya sudah bisa dilewati," katanya.

Ia pun menyatakan keyakinannya bahwa Thomas akan sangat mumpuni jika terpilih.

"Akan sangat mumpuni Tommy di sana. Percaya deh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra

Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra

News | Senin, 26 Januari 2026 | 19:15 WIB

Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

News | Senin, 26 Januari 2026 | 18:47 WIB

Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:23 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×