Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah

Bangun Santoso

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:25 WIB
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
Ilustrasi mayat. [Dok.Antara]
baca 10 detik
  • Jenazah hangus seorang ibu berinisial YRA ditemukan di tumpukan sampah Sekotong, Lombok Barat, pada Minggu (25/1).
  • Polisi NTB berhasil menangkap pelaku, anak kandung korban berinisial BP, di Mataram kurang dari 48 jam setelah penemuan.
  • Polisi menemukan bukti penting termasuk botol berisi cairan diduga pertalite sebagai bahan bakar pembakaran jasad korban.

Suara.com - Tabir misteri yang menyelimuti penemuan jenazah hangus terbakar di tumpukan sampah di Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, akhirnya tersingkap. Fakta yang terungkap jauh lebih mengerikan dari dugaan awal, korban adalah seorang ibu berinisial YRA, dan pelaku pembunuhan sadis itu tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Publik Nusa Tenggara Barat (NTB) dibuat gempar ketika sesosok mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir jalan raya pada Minggu (25/1).

Jasad tersebut nyaris tak bisa dikenali karena hangus dilalap api, sengaja dibuang dan dibakar bersama tumpukan sampah untuk menghilangkan jejak.

Namun, kerja cepat tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB berhasil mengendus jejak pelaku. Kurang dari 48 jam, teka-teki pembunuhan keji ini pun terpecahkan.

Pelaku, yang diidentifikasi berinisial BP, ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya di wilayah Monjok Baru, Kota Mataram, pada Senin (26/1) malam. Penangkapan ini mengonfirmasi dugaan paling kelam dalam sebuah hubungan keluarga.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Arisandi, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa pelaku kini berada dalam penanganan intensif pihak kepolisian.

"Terhadap pelaku sudah kami amankan," kata Arisandi melalui pernyataan resminya di Mataram, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (27/1/2026).

Misteri Motif di Balik Aksi Keji Sang Anak

Penangkapan BP memang menjadi titik terang, namun sekaligus membuka kotak pandora yang berisi pertanyaan besar: apa yang mendorong seorang anak tega menghabisi nyawa ibu yang telah melahirkannya dengan cara sekeji itu?

baca juga

Kombes Pol Arisandi menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik perbuatan durhaka tersebut.

Pemeriksaan terhadap BP terus digenjot untuk mengungkap latar belakang, modus operandi, hingga kronologi detail bagaimana ia merencanakan dan mengeksekusi pembunuhan ibunya.

"Pihaknya kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap BP, perihal motif dan modus pelaku membunuh ibu kandungnya berinisial YRA," jelasnya.

Polisi belum memberikan rincian apakah ada pihak lain yang terlibat atau apakah pembunuhan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Misteri motif ini menjadi fokus utama penyidikan yang ditunggu-tunggu oleh publik.

Barang Bukti di TKP: Petunjuk Awal Aksi Sadis

Sejak awal penemuan, tim gabungan dari Polres Lombok Barat dan Polda NTB telah bekerja cermat di lokasi kejadian. Proses evakuasi jenazah YRA ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram segera dilakukan untuk keperluan autopsi dan identifikasi.

Di sekitar tumpukan sampah tempat jasad YRA dibakar, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang menjadi petunjuk krusial. Barang-barang ini diduga kuat berkaitan erat dengan aksi pembunuhan dan upaya penghilangan jejak yang dilakukan oleh BP.

Beberapa barang bukti yang diamankan antara lain plastik pembungkus paket bekas, seutas tali nilon yang ditemukan di bawah jenazah, serta sebuah botol air mineral.

Yang paling mengerikan, botol tersebut berisi sisa cairan berwarna hijau yang diduga kuat adalah bahan bakar minyak jenis pertalite. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelaku sengaja membawa bensin untuk membakar jasad ibunya hingga hangus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram

Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram

Foto | Senin, 26 Januari 2026 | 21:24 WIB

Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram

Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram

Foto | Senin, 26 Januari 2026 | 21:24 WIB

Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas

Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 23:10 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?

Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:00 WIB

Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan

Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:28 WIB

Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!

Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:43 WIB

Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet

Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet

News | Senin, 12 Januari 2026 | 11:42 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×